Ia mengatakan secara DED tidak ada perubahan untuk pembangunan SORR, termasuk lokasi pembangunan juga sama, yakni Mangkang-Mijen dan Mangkang-Arteri Yos Sudarso Semarang dengan pembebasan lahan yang menjadi tugas Pemkot Semarang.
“Jadi, nanti truk-truk dan kendaraan besar akan masuk ke jalur itu (SORR, red.). Secara prinsip, jalur Mangkang yang selama ini `crowded` (padat) bisa diurai dengan upaya teknis dari pemerintah kota, provinsi, dan pusat,” katanya.
Selama pembangunannya bisa dipercepat, orang nomor satu di Kota Semarang itu mengatakan kemungkinan pemilihan skema jalur tol akan diambil ketimbang harus menunggu untuk beberapa tahun mendatang. edi















