Ekonomi Masyarakat Jateng Dinilai Tetap Kuat, Keyakinan Konsumen Bertahan di Zona Optimistis

oleh

SEMARANG,INFOPlus – Kondisi ekonomi masyarakat Jawa Tengah dinilai masih kuat dan terjaga.
Hal ini tercermin dari tingkat keyakinan konsumen yang tetap berada pada zona optimistis pada Mei 2026. Yang menandakan masyarakat masih merasakan kondisi ekonomi yang relatif baik serta memiliki harapan positif terhadap perkembangan ekonomi ke depan.

Berdasarkan hasil Survei Konsumen, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah pada Mei 2026 tercatat sebesar 116,05. Angka tersebut berada di atas level 100 yang menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari H dalam keterangan tertulis, Jumat , mengatakan optimisme konsumen masih ditopang oleh persepsi positif terhadap kondisi ekonomi yang dirasakan saat ini.

INFO lain :  Tiga Skenario Larangan Mudik Lebaran 2021 di Jateng

“Optimisme konsumen terhadap perekonomian Jawa Tengah pada Mei 2026 tetap terjaga. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen sebesar 116,05 yang berada pada level optimis atau di atas 100,” tuturnya.

Kondisi ekonomi masyarakat yang masih baik juga tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang mencapai 108,75. Capaian tersebut menunjukkan masyarakat masih menilai pendapatan rumah tangga, kesempatan kerja, dan tingkat konsumsi berada dalam kondisi yang cukup baik.

INFO lain :  Siswi SMPN 2 Tonjong Juara I Pidato Anti Korupsi

Menurut Andi, persepsi positif tersebut didukung oleh penghasilan masyarakat yang tetap terjaga, ketersediaan lapangan kerja yang masih memadai, serta konsumsi barang tahan lama yang tetap berlangsung.

Selain kondisi saat ini yang dinilai baik, masyarakat juga memiliki keyakinan kuat terhadap prospek ekonomi mendatang. Hal itu terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencapai 123,35 pada Mei 2026.

INFO lain :  Bawaslu Mulai Endus Manuver ASN

Angka tersebut menunjukkan masyarakat optimistis kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan akan semakin membaik, terutama dari sisi penghasilan, peluang kerja, dan aktivitas usaha.

Terjaganya optimisme masyarakat tersebut diharapkan mampu mendorong konsumsi rumah tangga tetap tumbuh dan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sepanjang tahun 2026. (kar/ts)