230 Lulusan PUtech Dikukuhkan, Menteri PU Tekankan Integritas

oleh

SEMARANG,INFOPlus – Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-5 Tahun 2026 di Auditorium Soejono Sosrodarsono, Kampus 2 PUtech, Semarang, Sabtu (19/9).

Sebanyak 230 lulusan dari tiga program studi dikukuhkan sebagai Ahli Madya Teknik. Mereka terdiri atas 72 lulusan Teknologi Konstruksi Bangunan Air, 82 Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, serta 76 Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo berpesan agar para lulusan mengedepankan integritas, profesionalisme, serta terus meningkatkan kemampuan di tengah perkembangan teknologi konstruksi.

INFO lain :  KPU Jateng Coret Empat Caleg dari DCT

“Hari ini bukanlah akhir perjalanan saudara, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dody mengingstkan..

Ia juga mendorong lulusan menguasai teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) dan Internet of Things (IoT), serta menerapkan budaya keselamatan kerja, komunikasi, dan kolaborasi di lingkungan profesional.

Direktur PUtech Brawijaya menyampaikan, sebanyak 64 lulusan telah bekerja atau diterima bekerja, sementara 57 lainnya masih mengikuti proses seleksi di sejumlah kontraktor BUMN.

INFO lain :  UNNES Gelar Seminar Bedah Kritis Masa Depan Penegakan Hukum Nasional Pasca KUHP Baru

“Melangkahlah dengan percaya diri, tetap rendah hati, jaga integritas, dan jadikan ilmu serta keterampilan sebagai bekal untuk memberikan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur II PUtech Iriandi Azwartika mengatakan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja terus menjadi perhatian kampus. Tingkat lulusan yang telah terserap atau berada dalam proses menuju dunia kerja terus meningkat.

“Dalam tiga bulan pertama tahun ini angkanya sekitar 47 persen, kemudian meningkat lebih dari 50 persen hingga sekitar 70 persen dalam masa tunggu enam bulan,” ujar Iriandi.

INFO lain :  Notaris Terduga Perkosa Mahasiswi Undip Dituntut Hukuman Mati

PUtech menerapkan pendidikan vokasi dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori, termasuk magang dan kerja praktik selama enam bulan bersama Kementerian PU, dunia usaha, dan industri.

Wisuda ke-5 ini menandai perjalanan lima angkatan PUtech dalam menyiapkan tenaga terampil dan berintegritas untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional. (Kar/Ts)