Semarang – INFOPlus. Tahapan kampanye Pemilu 2024 segera digelar. Menyikapi hal itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu di Mijen, Minggu (19/11).
Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman mengungkapkan Apel Siaga Pengawas Pemilu digelar dalam rangka melihat sejauhmana kesiapan jajaran pengawas di wilayahnya. Pasalnya, tahapan kampanye Pemilu 2024 akan dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Sekaligus, lanjut dia, untuk menyemangati jajaran pengawas di Kota Semarang. Diketahui, petugas Pengawas Pemilu Kota Semarang di tingkat kecamatan hingga kelurahan mencapai 265 pengawas.
“Apel ini untuk beri semangat ke jajaran kami di 16 kecamatan dan 177 kelurahan yang kalau dihitung jumlahnya ada 265 pengawas ad hoc,” bebernya.
Arief menyebut kegiatan Apel Siaga Pengawas Pemilu ini merupakan rangkaian kegiatan serupa yang digelar secara berjenjang. Kali ini, Apel Siaga Pengawas Pemilu dilakukan Bawaslu tingkat kabupaten/kota, berlanjut di tingkat provinsi pada akhir bulan mendatang dan tingkat nasional jelang pelaksanaan kampanye.
“Saat ini di tingkat kabupaten/kota, akhir bulan di Bawaslu Provinsi dan puncaknya jelang pelaksanaan kampanye, Bawaslu RI akan lakukan serupa, Ini bagian dari kesiapsiagaan pengawas Pemilu, khususnya di Kota Semarang, menyikapi tahapan kampanye 28 November – 10 Februari,” ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, selain dihadiri jajaran pengawas, Apel Siaga Pengawas Pemilu juga dihadiri perwakilan peserta Pemilu, Pemkot Semarang, TNI, Polri dan Kejaksaan. Mereka adalah bagian dari Sentra Gakkumdu yang nantinya akan melakukan penanganan pelanggaran aturan Pemilu
“Besar harapan dengan kegiatan ini dan menghadirkan peserta Pemilu, potensi munculnya hal yang tidak diinginkan bisa diantisipasi, Besar harapan juga Pemilu di Kota Semarang bisa berjalan dengan baik, lancar, aman dan damai, tentunya dengan kolaborasi dengan stakeholder terkait, Pemkot Semarang, Kepolisian, TNI dan Kejaksaan,” imbuh dia.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap semua pihak yang terlibat dalam Pemilu 2024 bisa menjaga kondusivitas, ketertiban dan keamanan Kota Semarang. Pemkot Semarang juga siap untuk mewujudkan Pemilu yang demokratis, jujur dan adil. Termasuk menjaga komitmen netralitas ASN. (Ags/Mw)












