Kebakaran Landa 6 Hektar Lahan di TPA Jatibarang Kota Semarang

oleh
Kebakaran melanda 6 hektar lahan di TPA Jatibarang Kota Semarang. (Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Kebakaran melanda enam hektar lahan di tempat pembuangan akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, Senin (18/9). Pemadaman api sulit dilakukan lantaran terkendala tumpukan sampah di TPA.

Kebakaran di pusat pembuangan sampah Kota Semarang ini kali pertama diketahui sekira pukul 14.00 WIB. Kondisi sampah dan rumput ilalang yang kering dengan cepat membuat api menyebar dan membakar sekitar 6 hektar lahan.

“Hampir enam hektar perkiraannya. Kalau tidak diselamatkan bakal meluas,” kata Kasubag TU TPA Jatibarang Joko Hartono.

INFO lain :  Walikota Semarang: Pengetatan PKM Belum Efektif Turunkan Kasus COVID-19

Joko belum tahu persis penyebab api muncul. Namun api diduga berasal dari lokasi penampungan sampah yang ada di bagian bukit atas yang terbuka.

Kebakaran di TPA Jatibarang sempat membuat panik warga yang tengah memulung. Pasalnya api dengan cepat merambat. Selain itu dikhawatirkan membuat ratusan sapi yang biasa cari makan di tempat itu terjebak.

TPA Jatibarang sendiri memiliki luas sekitar 46 hektar. Masuk wilayah Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Di TPA ini terdapat beberapa proyek strategis pemerintah.

INFO lain :  Kasus Pungutan THR Linmas Kelurahan Pekunden, Ketua RW dan Komandan Linmas Ditegur

Di antaranya Pengelolaan Sampah Energi Listrik (PSEL) atau PLTSA dengan memanfaatkan gas metan yang diolah dari tumpukan membran. Kemudian ada pengelolaan sumber air bersih PT Air Semarang Barat.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mengerahkan 11 armada pemadam untuk menjinakkan api. Namun proses pemadaman tidak semudah membalikkan telapak tangan.

INFO lain :  KPK Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pemkot Perihal Pemberantasan Korupsi di Semarang

Kepala Dinas Damkar Kota Semarang Nurkholis mengatakan pemadaman terkendala topografi TPA dan tumpukan sampah.

“Sampah ini agak susah. Bisa jadi atas sudah padam tapi bawah belum,” ujar dia.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Lintas sektoral berupaya keras untuk menjinakkan api. Bahkan Brimob Polda Jateng turun ke lapangan, membantu pemadaman dengan mengerahkan truk water cannon. (Ags/Mw)