GROBOGAN – Kasus bunuh diri di kabupaten Grobogan selama 2019 mengalami peningkatan. Pada tahun lalu terdapat 22 kasus, sedangkan di 2019 terdapat 34 kasus.
‘’Mayoritas motifnya, karena sakit menahun dan tidak sembuh-sembuh. Kami bersama Pemkab Grobogan dan instansi terkait lainnya telah membentuk tim untuk mengatasi kasus ini, agar angka bunuh diri bisa menurun,” ujar Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, Selasa (31/12).
Kapolres juga menyebut, kasus ilegal loging atau pembalakan liar masih mendominasi peristiwa tindak pindana yang merugikan kekayaan negara di kabupaten Grobogan selama tahun 2019.
“Tercatat selama tahun ini sebanyak 14 kasus. Sedangkan satu kasus lainnya adalah tindak pidana pemalsuan uang,” sebutnya.
Menurut Kapolres, untuk tindak pidana yang merugikan kekayaan negara, kasus ini menurun dari tahun sebelumnya. Di mana, di 2018 terdapat 18 kasus, dan 2019 menjadi 15 kasus.
Di sisi lain, kasus tindak pidana narkotika justru meningkat di 2019 ini. Pada 2018 lalu, terdapat 22 kasus dan di 2019 menjadi 24 kasus.
“Paling banyak kasus tindak pidana narkotika yang terjadi, yakni peredaran sabu-sabu 10 kasus dan pil daftar G sebanyak 9 kasus,” katanya.
Sementara untuk tindak pidana konvensional, kata Kapolres, mengalami penurunan dari 210 kasus pada tahun 2018, turun 33 kasus menjadi 177 kasus atau 15 % di tahun 2019.
“Penurunan tindak pidana ini dikarenakan peningkatan kegiatan kepolisian baik polres maupun polsek jajaran,” jelasnya.
Dari 177 tindak kejahatan selama tahun 2019 ini, 4 jenis kejahatan yang tertinggi secara berurutan adalah kebakaran 71 kasus, curat 24 kasus, perjudian 19 kasus, dan curanmor 15 kasus.
Sementara itu, pada sektor lalulintas, tingkat kecelakan lalulintas meningkat di 2019, dengan 710 kejadian. Kasus tersebut lebih banyak dibandingkan pada 2018 lalu, di mana hanya ada 521 kejadian.
“Namun, jumlah korban meninggal dunia menurun. Pada 2018 lalu ada 163 korban jiwa, sedangkan tahun ini ada 144 korban jiwa. Selain itu, pelanggaran lalulintas turun dari 37.746 menjadi 31.365,” ujarnya.(mht)














