Melanjutkan jenjang doktoral dengan memperoleh gelar doctor pada tahun 2006 dari Twente University, Netherland. Sampai sekarang aktif mengajar di Departemen Teknik Mesin dengan mengampu beberapa mata kuliah bidang konstruksi, di antaranya adalah mekanika kekuatan bahan, mekanika kontak, dan tribologi. Saat ini sedang melakukan riset tentang bio-tribology.
5. Prof. Ir. Tutuk Djoko Kusworo, S.T., M.Eng., Ph.D (Peringkat: 162.212)
• Asal Fakultas: Fakultas Teknik
• Expertise: Membran, Pemisahan Gas
Prof Kusworo merupakan seorang ahli yang diakui secara internasional di berbagai bidang Teknologi Membran untuk air, pengolahan air limbah, pemisahan gas atau produksi tabung nano karbon. Seorang editor untuk The International Journal Of Science and Engineering, jurnal internasional untuk sumber daya limbah dan teknologi limbah.
6. Prof. Dr. Ir. Andri Cahyo Kumoro, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. (Peringkat: 174.045)
• Asal Fakultas: Fakultas Teknik
• Expertise: Pemrosesan Hasil Pertanian
Selain ilmuwan yang menguasai teknologi pemrosesan hasil pangan, Prof Andri juga meneliti tentang perkebunan/ pengolahan limbah industri & perkotaan/pemodelan sistem teknik kimia. Penelitiannya tentang teknologi pemprosesan pangan (ikan, kopi, dll) telah banyak memberikan inspirasi bagi peneliti internasional.
7. Dr. Eng. Achmad Widodo, S.T., M.T. (Peringkat: 242.283)
• Asal Fakultas: Fakultas Teknik
• Expertise: Artificial intelligence machine fault diagnosis prognosis
Dr Eng Achmad Widodo menempuh pendidikan sarjana di Departemen Teknik Mesin Undip dengan mendapat gelar sarjana teknik pada tahun 1998. Gelar magister teknik diperoleh dari Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2000.
Melanjutkan jenjang doktoral dengan memperoleh gelar doctor of engineering dari Pukyong National University, Korea Selatan pada tahun 2007.
Sampai sekarang aktif mengajar di Departemen Teknik Mesin dengan mengampu beberapa mata kuliah bidang konstruksi di antaranya adalah matematika teknik, analisa teknik, getaran mekanik, kinematika dan dinamika, dan prinsip optimasi. Saat ini sedang meneliti tentang machine learning system for machine fault diagnosis and prognosis.
Dengan masuknya tujuh ilmuwan ini dalam daftar 2% ilmuwan teratas dunia, Undip semakin menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di tingkat global dan berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan internasional. []











