Mbak Ita Nobar Sundul Langit Bersama Penyandang Disabilitas Semarang

oleh
nobar film sundul langit bersama penyandang disabilitas semarang
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita menyapa penyandang disabilitas di sela nobar film Sundul Langit

“Sampai hari ini yang paling diskriminatif itu gedung bioskop. Tuna netra hanya bisa dengar saja saat di bioskop. Bagaimana caranya agar film bisa inklusi. Alhamdulillah beberapa waktu lalu, kami coba memberikan narasi. Ini sebuah inisiasi dari penyandang disabilitas,” tukasnya.

INFO lain :  Tanggul Laut dan Kampung Bahari Tambaklorok Semarang Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Baru

Film Sundul Langit disutradarai oleh penyandang tuna netra dan penulis naskah merupakan tuna rungu. Sementara para pemain film adalah gabungan antara penyandang disabilitas dan nondisabilitas.

Film ini bercerita tentang penyandang disabilitas tuli yang bersekolah di sekolah inklusi. Ia mendapat perundungan dari teman-temannya dan hampir merasa putus asa.

INFO lain :  Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Dengan Bekas Luka Gorok Dibagian Leher

Kemudian, neneknya bercerita tentang kisah Nyai Brintik yang di-bully saat kecil. Nyai Brintik kuat dan menjadi orang yang berguna bagi masyarakat. Bocah penyandang disabilita tuli itupun termotivasi hingga akhirnya dia bisa menjadi juara karate. []