Sementara itu, Direktur Utama BUMP PT Lumpang Semar Sejahtera, Yunus Marzuqi, mengungkapkan bahwa kunci sukses Kota Semarang dalam mengendalikan inflasi pangan terletak pada sinergi berbagai stakeholder.
“Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pihak terkait lainnya menjadi kekuatan utama dalam menjaga kestabilan harga pangan,” ujar Marzuqi.
Menilik peran sentral BUMP, pihaknya juga siap berkoordinasi dengan Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani Indonesia (Seknas BUMP-Indonesia) bila di Provinsi Papua Barat berminat untuk membentuk BUMP serupa.
BUMP Lumpang Semar Sejahtera yang didirikan oleh Pemkot Semarang tidak hanya berperan dalam menekan harga pangan agar tetap terjangkau, namun juga meningkatkan kesejahteraan petani dengan memotong rantai distribusi yang panjang.
Perwakilan TPID Papua Barat Daya, Yance Ambaho dari Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya mengakui dan memberikan apresiasi atas program Pemkot Semarang di pengendalian inflasi.
Senada, perwakilan Sekretariat Daerah Kabupaten Fakfak, Peter M Liem menyatakan BUMP memiliki pengaruh besar dan pihaknya siap berkunjung kembali ke Kota Semarang untuk lebih memperdalam kelembagaan BUMP. []












