Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang Ditarget Beroperasi Januari 2025

oleh
jembatan kaca tinjomoyo
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho sebut operasional Jembatan Kaca Tinjomoyo ditarget Januari 2025. (Foto: Dok)

SemarangINFOPlus. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mentargetkan Jembatan Kaca Tinjomoyo dapat beroperasi pada awal tahun 2025. Jembatan Kaca Timjomoyo diproyeksikan jadi ikon wisata baru Semarang.

Kepastian waktu tentang pengoperasian Jembatan Tinjomoyo di Januari 2025 ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho.

“Operasional targetnya, awal 2025 harus sudah operasional,” ujar Wing, sapaan akrabnya, lewat siaran tertulis diterima Rabu (17/7).

Menurut Wing, penyelesaian pekerjaan jembatan kaca ini merupakan bagian dari janji visi-misi pasangan Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. Mbak Ita yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Semarang punya tekad untuk mewujudkan hal tersebut.

INFO lain :  Ikan-ikan di Sungai Cileungsi Bogor Mati Akibat Sungai Kembali Hitam dan Bau

Menanggapi banyaknya pertanyaan terkait progres pekerjaan Jembatan Kaca Tinjomoyo, Wing menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang saat ini masih menyelesaikan pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur penunjang. Utamanya guna memenuhi unsur keselamatan pengunjung.

“Sehingga nantinya bisa terpenuhi syarat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan bisa dioperasikan setelah selesai. Banyak ya, termasuk railing tangga, penutup railing dan kelengkapan, termasuk jaring pengaman,” katanya.

Faktor K3 ini, lanjut dia, menjadi bagian penting dan harus dipenuhi agar tidak menimbulkan risiko bagi wisatawan.

INFO lain :  Kota Semarang Akan Adakan Apel Kirab Kebangsaan Pada Minggu, 28/01

Wing menambahkan, operasional Jembatan Kaca Tinjomoyo akan menjadi lebih mudah ketika seluruh sarana prasarana dan infrastruktur penunjang terpenuhi.

“Insya Allah, di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024 ini dan anggaran murni tahun 2025, semuanya akan dioperasionalkan. Untuk anggaran di DPU karena proyek fisik, itu kan DPU meneruskan pekerjaan,” katanya.

Terkait rencana pengembangan Hutan Wisata Tinjomoyo, Wing menyebut untuk saat ini fokus utama Pemkot Semarang adalah operasionalisasi jembatan kaca. Pengembangan titik atau spot wisata baru akan menunggu tindak lanjut dari rencana perubahan status hutan wisata menjadi kebun raya.

INFO lain :  Mbak Ita Minta Camat Lurah Kota Semarang Petakan Lahan Rawan Kebakaran

“Titik spot baru menunggu, sambil follow up rencana jadi kebun raya. Kerja sama ini dilakukan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan teman-teman Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Dengan demikian, Pemkot Semarang berharap Jembatan Kaca Tinjomoyo dapat segera menjadi destinasi wisata yang dapat dinikmati masyarakat namun tetap aman bagi wisatawan. Target operasional pada awal 2025 diharapkan dapat tercapai dan menjadi salah satu daya tarik baru di kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo. []