Udinus Perguruan Tinggi Terbaik Ketiga Bidang Inovasi oleh SIR 2024

oleh
kampus udinus
Universitas Dian Nuswantoro atau Udinus Semarang dinobatkan sebagai kampus terbaik ketiga di bidang inovasi. (Foto: Dok)

SemarangINFOPlus. Universitas Dian Nuswantoro atau Udinus torehkan prestasi gemilang di kancah pendidikan tinggi Indonesia. Udinus dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik ketiga bidang inovasi tahun 2024 oleh Scimago Institutions Rankings (SIR).

Penobatan Udinus sebagai salah satu kampus terbaik bidang inovasi oleh SIR bukan tanpa alasan. Selama periode 2023-2024, perguruan tinggi ini berhasil menciptakan lebih dari puluhan inovasi yang berasal dari kolaborasi antara mahasiswa dan dosen.

Di antara inovasi yang dikenal masyarakat adalah Becak Listrik Kampus Udinus (Becik-KU), Robot Catur Kampus Udinus (Roca-KU), Robot Gamelan Sekar Nuswantoro, dan Gamelan Metaverse, E-Gamelanku. Dan inovasi terbaru adalah AR/VR Budhara, dan VR Museum.

Setiap inovasi ini tidak hanya memperkaya kreativitas kampus, tetapi juga menawarkan solusi konkret terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat.

Rektor Udinus, Prof Edi Noersasongko dengan bangga menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh civitas academica. Khususnya dalam upaya mewujudkan inovasi yang berkualitas.

“Pencapaian sebagai kampus peringkat tiga terbaik di SIR 2024 menegaskan posisi Udinus sebagai perguruan tinggi dengan inovasi terbaik ketiga se-Indonesia,” ujarnya.

Prof Edi juga menyatakan harapannya bahwa peringkat ini akan menjadi motivasi baru. Untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

“Kami berharap Udinus dapat terus berperan aktif dengan menghasilkan inovasi-inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat luas,” tambah dia.

Lewat pencapaian ini, kampus yang berlokasi di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang ini juga menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah sebagai perguruan tinggi dengan inovasi terbaik.

Scimago Institutions Rankings adalah lembaga pemeringkatan akademik dan penelitian berdasarkan tiga indikator yang berbeda. Ketiga indikator tersebut, yakni kinerja penelitian, hasil inovasi, serta dampak sosial melalui visibilitas website.

Untuk pemeringkatan SIR edisi 2024, faktor sosial telah dimodifikasi dengan memasukkan beberapa indikator baru yang mencerminkan dampak sosial secara lebih spesifik.

Di antaranya, generasi pengetahuan baru berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan PBB, serta partisipasi perempuan dalam penelitian dan penggunaan hasilnya dalam pembuatan atau penyempurnaan kebijakan publik. []