Nelayan Rembang Jatuh ke Laut, 3 Hari Hilang Ditemukan Meninggal

oleh
nelayan rembang tenggelam di laut
Tim SAR gabungan dibantu warga mengevakuasi jenazah nelayan rembang yang tenggelam di laut. (Foto: Kantor SAR Semarang)

RembangINFOPlus – Seorang nelayan Rembang jatuh dan tenggelam ke laut saat mengambil alat tangkap rajungan. Tiga hari hilang, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Nelayan malang itu adalah Sunarko (46), warga Kabongan Lor RT 1 RW 2 Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Ia dilaporkan tengelam di peraian sisi utara Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasik Agung, Kabupaten Rembang.

Kepala kantor SAR Semarang Budiono menceritakan kronologi kejadian yang menimpa Sunarko. Bermula dari korban dan anaknya pergi melaut untuk menarik alat tangkap rajungan jenis bubu yang sudah dipasang sebelumnya, Kamis (27/6).

Berangkat melaut sekira pukul 03.00 WIB dan tiba di lokasi yang dituju sekira pukul 09.00 WIB. Selanjutnya korban dibantu anaknya, mengambil bubu yang terpasang di spot yang menjadi lokasi berkumpulnya rajungan.

“Sunarko menarik tali bubu dari atas perahu terpeleset akhirnya tenggelam. Lokasi kejadian kurang lebih 6 nautical mile dari TPI Tasik Agung. Diduga korban tidak memakai pelampung saat jatuh ke laut, akhirnya tenggelam,” beber Budiono, Sabtu (29/6).

Anak Sunarko panik dan hanya bisa melihat sang ayah tenggelam ke laut. Ia lantas balik dan minta pertolongan ke nelayan lain. Kejadian tersebut juga dilaporkan ke tim SAR, termasuk Kantor SAR Semarang.

“Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyisiran di lokasi kejadian menuju ke arah barat dengan menggunakan kapal jenis riged inflatable boat ( RIB).

Budiono menyebut saat proses pencarian, kondisi tinggi gelombang di peraiaran Tasik Agung sekitar satu meter dan arah angin dari timur menuju tenggara.

“Kondisi gelombang di pagi hari masih landai tapi siang hari gelombang sudah tinggi menjadi kendala saat pencarian,” ujarnya.

Dua hari pencarian belum membuahkan hasil. Hingga pencarian di hari ketiga atau Sabtu hari ini, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban. Sayangnya Sunarko ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

“Pukul 08.45 WIB pagi tadi berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Ditemukan sekitar 1 nautical mile arah barat dari lokasi kejadian ia tenggelam. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Soetresno Kabupaten Rembang,” terangnya.

“Terima kasih kepada warga, relawan dan tim SAR gabungan atas pelaksanaan operasi pencarian ini. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai, tim yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing,” tutup Budiono. []