Warga Wonosobo Meninggal Tenggelam di Serayu saat Cari Ikan

oleh
orang hilang tenggelam di serayu
Tim SAR melakukan pencarian warga Wonosobo yang hilang saat mencari ikan di Sungai Serayu, Banjarnegara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Foto: Kantor SAR Semarang)

WonosoboINFOPlus. Pencari ikan asal Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo, hanyut tenggelam di Sungai Serayu, Banjarnegara. Ia ditemukan tim SAR gabungan meninggal dunia, Sabtu (29/6).

Korban diketahui beridentitas Basrun (59), tercatat sebagai warga Desa Sukoharjo RT 1  RW 1 Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo. Dilaporkan tenggelam di Sungai Serayu, wilayah Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara pada Rabu (26/6).

Kepala Kantor SAR Semarang Budiono menceritakan kronologi kejadian yang menimpa korban Basrun. Bermula dari korban yang pergi ke Sungai Serayu guna mencari ikan dengan jala. Namun hingga petang, bahkan malam hari, yang bersangkutan tak kunjung pulang.

“Ada saksi yang menyebut korban sedang menjala ikan,” tutur Budiono dalam keterangan tertulisnya.

Curiga terjadi sesuatu, pihak keluarga bersama warga dan tim SAR gabungan melakukan pencarian. Operasi SAR digelar dengan membagi empat kelompok tim rescue.

Search rescue unit ( SRU) 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dari Cangkring menuju Pikas. Kemudian SRU 2 menyisir menggunakan perahu rafting dari Pikas menuju Depo Pasir Pucang. SRU 3 menggunakan perahu karet dari Depo Pasir Pucang menuju Waduk Mrica.

“Dan SRU 4 melakukan pemantauan di beberapa lokasi yang dicurigai, di antaranya di tempat kejadian, SPBU Prigi, Jembatan Sempol, Dam Pikas, Jembatan Kenteng, Dam Selomanik, Waduk Mrica” lanjut Budiono.

Hanya saja hingga Jumat (28/6) kemarin, pencarian belum menemukan jejak keberadaan Basrun. Operasi SAR kemudian dilanjutkan Sabtu pagi tadi.

“Warga dan tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian namun sampai kemarin belum menemukan survivor. Diduga survivor terseret air luapan sungai hingga hanyut akhirnya tenggelam,” ujarnya.

“Kondisi Sungai Serayu berkarakteristik berkelok dan berbatu,” sambung dia.

Belum lama memulai pencarian lanjutan, tim SAR gabungan akhirnya menemukan keberadaan Basrun. Pukul 08.00 WIB ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Serayu di Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, jarak dari tempat kejadian kurang lebih 200 meter dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Budiono mengimbau masyarakat lebih hati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai atau pinggir sungai.

“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali. Terima kasih kepada seluruh warga, relawan dan tim SAR gabungan atas pelaksanaan operasi pencarian ini,” pungkas Budiono. []