Akhirnya, lanjut Khadik, pemberian penghargaan yang awalnya terjadwal malam hari di reschedule saat upacara peringatan Hari OTDA XXVIII.
“Usai upacara Hari OTDA, berlanjut acara inti dan pemberian penghargaan. Karena Ibu Wali Kota masih melaksanakan Wisuda Doktoral di Undip, sehingga otomatis tidak bisa hadir,” katanya.
“Saya mewakili Wali Kota Semarang menerima piagam penghargaan karena prestasinya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan skor 3,354. Jadi itu dievaluasi pada 2023, hasil evaluasi rupanya skor Kota Semarang tinggi. Sehingga diberikan piagam penghargaan dari Mendagri,” imbuh Khadik. []












