Semarang – INFOPlus. Pemkot Semarang mengambil langkah serius guna memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024, 14 Februari mendatang. Meski libur panjang Imlek, seluruh kepala OPD dan camat tetap mengawal proses distribusi logistik ke seluruh TPS.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono mengatakan keputusan untuk membantu distribusi logistik Pemilu diambil lantaran libur panjang Imlek berdekatan waktunya dengan hari pemungutan suara, Rabu (14/2).
“Sesuai dengan tugas pemerintah daerah dalam UU Pemilu No 7 Tahun 2017, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memantau kelancaran pelaksanaan Pemilu. Oleh karena itu, seluruh kepala OPD dan camat akan melaksanakan piket sesuai petunjuk dari Ibu Wali Kota,” ungkap Joko, Sabtu (10/2).
Menurut Joko, selama libur Imlek ini, tiap kepala OPD maupun camat diwajibkan untuk menerapkan sistem piket. Sehingga para ASN tetap dalam posisi siap untuk membantu memperlancar dan mengamankan distribusi logistik Pemilu.
“Adapun selama piket di hari libur dan cuti bersama tersebut, para Kepala OPD akan bertugas mengawal distribusi logistik ke seluruh TPS di Kota Semarang dan juga mengawasi pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK),” sambungnya.
Dengan adanya piket ini, diharapkan semua persiapan terkait Pemilu dapat berjalan lancar dan aman. Upaya-upaya tersebut menegaskan komitmen Pemkot Semarang dalam mendukung proses demokrasi dan menjaga keamanan serta kelancaran pelaksanaan Pemilu. (Ags/Mw)














