“Semoga hujan di wilayah Semarang dapat segera berhenti, dan banjir dapat segera surut sehingga pelayanan perjalanan kereta api dapat kembali normal,” beber Franoto.
KA Blambangan Ekspres Berhenti dan Berangkat di Stasiun Alastua
Di sisi lain, curah hujan yang masih tinggi juga berdampak pada tergenangnya jalur rel antara Stasiun Tawang-Alastua di beberapa titik Km 2 sampai Km 5. Ketinggian air dari kepala rel sekitar 40 Cm sehingga tidak bisa dilalui KA .
Untuk itu dilakukan perubahan stasiun pemberangkatan dan pemberhentian KA Blambangan ekspres yang semula relasi Semarang Tawang-Ketapang Banyuwangi PL, menjadi Alastua-Ketapang Banyuwangi PP.
Adapun yang mengalami perubahan adalah KA Blambangan Ekspres No 186 pemberangkatan dari Semarang Tawang Bank Jateng pukul 18.15 WIB dan KA Blambangan ekspres No 185 kedatangan di Semarang Tawang Bank Jateng pukul 06.05 WIB.
Perubahan pola operasi atau pemindahan Stasiun keberangkatan dan kedatangan KA Blambangan ekspres ini dilakukan sampai kondisi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sudah tidak terimbas Banjir lagi.
Sementara itu, untuk menangani banjir di wilayah Daop 4 Semarang, KAI mengerahkan ratusan petugas dan menyiapkan material yang diperlukan agar perjalanan KA kembali normal secepatnya.
“Kami atas nama manajemen dan seluruh jajaran KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan dan kami sedang berupaya secara maksimal agar seluruh perjalanan KA dapat kembali normal,” tutup Franoto. (Ags/Mw)












