Jepara – INFOPlus. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pepatah itu pas untuk nasib yang dialami seorang pemuda di Ngabul, Jepara. Maksud hati mau nonton dangdut tapi malah terjebur sumur.
Hendrik Suliyanto (21), pemuda asal Desa Ngabul RT 06 RW 05 Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara bernasib apes. Ia jatuh ke dalam sumur saat hendak menonton orkes dangdut pada minggu (10/3) sore pukul 15.30 WIB. Beruntung dia berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono mengungkapkan pihaknya menerima info orang jatuh ke sumur tak lama setelah kejadian berlangsung.
“Kami menerima info pukul 15.45 WIB, bahwa telah terjadi orang masuk sumur dan langsung kami berangkatkan tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan evakuasi,” ujar dia lewat keterangan tertulis, Senin (11/3).
Budiono menceritakan kronologi kejadian. Berawal saat Hendrik hendak menonton pertunjukan dangdut. Untuk mencapai lokasi yang berada di lapangan Pasar Ngabul, ia mengambil jalan pintas dengan melewati kebun singkong.
Saat melewati kebun itu tak sengaja menginjak asbes yang ternyata untuk menutupi sebuah sumur tua. Krak, makbles, Hendrik terjun bebas ke dalam sumur sedalam 7 meter itu.
“Saat menginjak asbes, karena asbes tidak kuat menahan beban akhirnya pecah dan ia jatuh ke dalam sumur. Untungnya survivor tidak tenggelam, hanya terendam sebatas dada,” beber dia.
Tak butuh waktu lama, tim dari Pos SAR Jepara beserta tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi setelah menerima informasi tersebut. Dengan peralatan vertical rescue dilengkapi tripod rescue, survivor berhasil dikeluarkan dari dalam sumur.
“Proses evakuasi hanya berjalan 30 menit dan survivor berhasil dikeluarkan dari dalam sumur dalam keadaan selamat dan tidak ada mengalami cedera. Ia langsung di bawa pulang ke rumah.”
“Terima kasih atas kerja sama tim sehingga survivor lekas terevakuasi dalam keadaan selamat,” pungkas Budiono. (Ags/Mw)











