Hilang 9 Hari, Nelayan Pencari Ubur-Ubur Cilacap Ditemukan Meninggal

oleh
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jenazah nelayan pencari ubur-ubur asal Cilacap yang sudah hilang selama sembilan hari. (Foto: Kantor SAR Cilacap)

Cilacap – INFOPlus. Hilang selama sembilan hari, misteri hilangnya nelayan pencari ubur-ubur asal Cilacap terjawab. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Nelayan malang tersebut diketahui beridentitas Marto Miardi (61) warga Lengkong RT 2 RW 3 Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap. Dilaporkan hilang sejak melaut pada Minggu (8/10).

Sebelumnya, tim SAR gabungan melakukan pencarian hingga tujuh hari sejak korban meninggal. Namun di hari ketujuh, nasibnya tak ujung diketahui hingga Kantor SAR Cilacap akhirnya memutuskan untuk menghentikan operasi SAR.

“Dari hasil evaluasi serta koordinasi antara pihak keluarga, aparat desa, unsur SAR yang terlibat, operasi pencarian resmi dihentikan pada hari ketujuh. Apabila dikemudian hari terdapat adanya tanda-tanda penemuan korban, maka akan kami lakukan evakuasi,” beber Komandan Tim Operasi SAR Maryadi.

INFO lain :  Tiga Gagasan Ganjar untuk Majukan Perekonomian Indonesia

Penutupan operasi SAR di hari ke tujuh ini berdasarkan pada Undang-Undang Pelaksanaan Pencarian dan Pertolongan No 29 Tahun 2017 pasal 34. Bahwa pelaksanaan pencarian dan pertolongan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama tujuh hari.

Tak diduga, pada hari Senin (16/10) pagi tadi, Kantor SAR Cilacap menerima informasi dari potensi SAR terkait penemuan jenazah di Perairan Lengkong Kabupaten Cilacap.

INFO lain :  Nelayan Pencari Ubur-Ubur Hilang di Perairan Bunton Cilacap

Kepala Kantor SAR Cilacap Adah Sudarsa selanjutnya menginstruksikan melakukan evakuasi dengan berkoordinasi dengan unsur terkait di wilayah Perairan Lengkong.

Lokasi penemuan jenazah tersebut berjarak sekitar 4,2 Nm dari lokasi awal korban hilang. Pukul 09.30 WIB jenazah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan selanjutnya dibawa ke RSUD Cilacap guna dilakukan proses identifikasi.

“Setelah dilakukan uji forensik oleh petugas berwenang, jenazah tersebut teridentifikasi korban yang hilang belum lama ini, atas nama Marto Miardi (61) asal Desa Lengkong RT 02 RW 03 Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap,” kata Adah Sudarsa.

INFO lain :  Gegara Mesin Kapal Mati, 9 ABK Terapung di Laut Nusakambangan

Dengan keberhasilan evakuasi tersebut, Kantor SAR Cilacap menutup operasi SAR. Adah mengucapkan terima kasih atas bantuan dan koordinasi dari seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (8/10), Marto Miardi pergi melaut untuk mencari ubur-ubur. Namun pada Senin (9/10) pagi, di sekitar Pantai Bunton, ditemukan perahu korban yang sudah pecah tanpa mesin. (Ags/Mw)