Sekda Iswar Aminuddin Sebut ASN Kecamatan Kelurahan di Kota Semarang Tidak Netral

oleh
Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin ingatkan netralitas ASN di Pemilu 2024. (Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Sekretaris Daerah (Sekda) Iswar Aminuddin menyebut aparatur sipil negara (ASN) di 16 kecamatan dan 117 kelurahan di Kota Semarang terindikasi tidak netral di Pemilu 2024. Iswar mengingatkan pentingnya netralitas ASN agar tidak terjerat persoalan hukum.

Warning Sekda Iswar ini disampaikan dalam unggahannya di akun Instagram @iswarminuddin, Jumat (26/1). Saat itu Iswar tengah menghadiri kegiatan penyuluhan hukum bersama Kemenkum HAM Jateng yang dihadiri perwakilan ASN kelurahan dan kecamatan se-Kota Sematang

Berikut pernyataan lengkap Iswar Aminuddin terkait pentingnya netralitas ASN di Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari mendatang.

Saya kemarin mendapatkan informasi, saya sudah dapatkan data tentang ketidaknetralan aparatur kita di lingkungan pemerintah, mulai dari camat sampai lurah datanya. Saya sudah mendapatkan data dari 16 kecamatan, 117 kelurahan, semua berpihak pada salah satu calon.

(Saya) sangat sedih mendapatkan data ini, dan data ini valid. Saya ingin menyampaikan kepada seluruh perwakilan kecamatan dan perwakilan kelurahan, sampaikan ke camatmu, sampaikan ke lurahmu, ketok (kelihatan), wis (sudah) hentikan semua upaya upaya yang panjenengan (anda) lakukan, camat lurah. Sampaikan, hati-hati, sehingga kemudian hentikan hari ini, sudah stopkan, jangan sampai kemudian dilakukan hal-hal yang upaya-upaya hukum yang lebih berat.

Unggahan tersebut juga disertai caption atau penjelasan yang berbunyi:

INFO lain :  DPRD Apresiasi Langkah Wali Kota Semarang Cegah Korupsi
INFO lain :  7000 Orang Hadiri Acara Senam Gemoy Di Halaman Wonderia, Semarang

Pada kegiatan penyuluhan hukum bersama @kemenkumham_jateng kemarin, saya mengajak kepada teman-teman ASN Kota Semarang, tidak terkecuali camat dan lurah beserta jajarannya untuk tetap menjaga netralitas di tengah panasnya kontestasi Pemilu menjelang pencoblosan beberapa hari lagi.

Jangan sampai panjenengan terkena masalah hukum karena dinilai tidak netral walau hanya hal kecil. Mari sama-sama menjadi penengah, bukan menjadi penggaduh.

Dikonfirmasi, Sekda Iswar Aminuddin menyebut unggahannya bersifat warning agar ASN di lingkungan Pemkot Semarang lebih berhati-hati menyikapi kontestasi Pemilu 2024.

“Kemarin itu saya menyampaikan karena selama ini banyak curhat, laporan, Pak Sek itu, lurah njenengan (tidak netral), ke semua paslon. Mungkin iya tidak ada yang menyampaikan ke Bawaslu tapi saya sebagai pejabat berwenang memberi warning kepada ASN karena banyak laporan by wa, telpon, Sehingga agar masyarakat tahu bahwa kita netral maka saya sampaikan di acara itu.

INFO lain :  Kapolda Kalimantan Utara Irjen Daniel Aditya Jaya dampingi jenazah Brigpol Setyo Herlambang yang diautopsi di RS Bhayangkara, Semarang

“Nah hari ini wujud, rasa cintanya Bu Wali kepada ASN dilakukan deklarasi. Agar kemudian lebih menguatkan lagi netralitas, eman-eman karena ini pidana. saya sebagai pejabat ASN tidak mau anak-anak saya melakukan hal-hal yang di luar ketentuan. Saya kira wajar sebagai pejabat berwenang melakukan warning kepada anak saya sendiri,” tandas dia di Balai Kota Semarang, Rabu (31/1). (Ags/Mw)