Sahabat Setia Satwa Semarang Kembalikan Donasi Rescue Anjing Ilegal

oleh
(Foto: Mh)

Semarang – INFOPlus. Yayasan Sahabat Setia Satwa atau (S3) Semarang memberikan klarifikasi tentang berbagai tuduhan yang dialamatkan warganet soal donasi ketika adanya anjing selundupan di Tol Kalikangkung, Semarang.

Seperti yang telah disiarkan diberbagai pemberitaan, penyelundupan anjil ilegal berhasil digagalkan oleh Komunitas Pecinta Hewan Animal Hope Shelter Indonesia yang dikoordinasi oleh Crishtian Yosua Pale, pada Sabtu 3 Desember 2024.

Dalam penindakan itu, Animal Hope Shelter juga dibantu oleh Polrestabes Semarang sebagai aparat penegak hukum.

Sebagai komunitas pecinta hewan binaan Polrestabes, begitu ada penindakan itu, Yayasan Sahabat Setia Satwa Semarang datang dan ikut membantu.

INFO lain :  Lurah Tawang Mas Semarang Barat Dicopot, Terbukti Pungli Dana FKK dan PKK

Namun keesokan harinya, bantuan dari Yayasan Sahabat Setia Satwa Semarang disalahartikan oleh Christian Josua Pale dan disebar lewat sosial media serta berujung hujatan dari warganet.

Ketua Yayasan S3, Yong Liem memberikan penjelasan terkait donasi itu. Saat ini, donasi sudah terkumpul sekitar Rp. 140 juta. Ia menerangkan jika donasi ini mulai dibuka setelah pihaknya menerima informasi dari Polrestabes Semarang terkait anjing-anjing jagal yang diamankan dengan kondisi yang memprihatinkan.

Pihaknya pun mengaku sudah memeriksa kondisi anjing-anjing itu bahkan ikut membantu mengevakuasi hewan mamalia tersebut. Setelah mengetahui secara langsung keadaan ratusan anjing itu, pihaknya bersepakat untuk membuka donasi untuk keperluan ratusan anjing seperti makanan, obat-obatan dan vitamin.

INFO lain :  Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Dengan Bekas Luka Gorok Dibagian Leher

“Jadi yayasan kami dibawah naungan anak binaan satuan K9 Polrestabes Semarang. Sehingga kami dimintai tolong oleh anggota tersebut supaya membantu proses evakuasi anjing-anjing itu,” ujar Yong Liem dikantornya, Selasa (16/1).

Oleh karena itu, dirinya memastikan jika Yayasan S3 tidak ada kepentingan lain selain membantu untuk penanganan anjing-anjing jagal tersebut. Open donasi ini juga dibuka karena kondisi ratusan anjing memprihatinkan.

“Begitu melihat anjing-anjing yang butuh bantuan, kita membuka open donasi itu tujuannya hanya mengumpulkan setelah itu menyerahkan ke saudara Pale sebagai orang yang menginvestigasi kasus anjing jagal ini. Jadi kami tidak ada keinginan sama sekali atau niat negatif di open donasi itu. Kami juga pernah menghubungi teman-teman yang ikut investigasi termasuk saudara Pale tetapi memang tidak ada kesepakatan untuk donasi itu,” tuturnya.

INFO lain :  Bawaslu Kota Semarang Temukan 259 Pemilih Meninggal di DPT Pemilu 2024

Lebih lanjut, donasi yang sudah dikumpulkan ini bakal dikembalikan kepada para donatur. Dirinya meminta agar para donatur yang ingin meminta donasinya kembali atau menyerahkan uangnya kepada Yayasan S3 untuk keperluan kemanusiaan lainnya agar segera melakukan konfirmasi.