Di Jawa Tengah sendiri, Bawaslu membutuhkan sebanyak 117 ribu petugas Pengawas TPS. Mereka akan disebar di seluruh TPS yang ada di Jateng.
“Kebutuhannya ada 117 ribu yang akan disebar ke semua TPS yang ada. Satu TPS akan diawasi oleh satu orang Pengawas TPS. Meningkat dibanding 2019 sebanyak 115 ribu,” ucap dia.
Ditambahkan, dalam proses rekrutmen Pengawas TPS ini, Bawaslu juga memperhatikan aspek kesetaraan gender. Karenanya, antusiasme perempuan diharapkan bisa memenuhi keterwakilan mereka di pengawasan Pemilu.
“Dari sisi regulasi, Pengawas Pemilu bisa memenuhi keterwakilan perempuan. Karenanya Bawaslu berharap kalangan perempuan ikut mendaftar dan ada kebijakan tertentu yang akan memperhatikan para Pengawas Pemilu dari unsur perempuan,” tukas Rofiuddin. (Ags/Mw)















