Tiga Warga Semarang Terpapar Covid-19, Pemkot Siapkan Antisipasi

oleh
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu jelaskan kasus Covid-19 yang memapar tiga warganya. (Foto: Ist)

Ditambahkan, dalam penanganan Covid-19 ini, Pemkot Semarang berkaca dari berpengalaman sebelumnya. Termasuk memberlakukan kembali Standar Operasional (SOP) penanganan dan penyebaran.

Juga mengingatkan kembali perangkat wilayah, khususnya lurah dan camat terkait SOP, petunjuk pelaksanaan, dan petunjuk teknis serta mengaktifkan lagi Siaga Corona.

“Langkah konkret kami dengan membentuk tim Satgas Covid-19. Kepala dinas dan Asisten II akan menyiapkan tim Satgas Covid-19 sesuai tupoksinya,” jelasnya.

Ada dinas teknis seperti Dinas Kesehatan yang akan memulai tracking, menindaklanjuti adanya tiga kasus aktif di Kota Semarang. Termasuk kesiapan rumah sakit untuk menampung rujukan dan perawatan pasien Covid-19.

INFO lain :  Genjot Pertumbuhan Ekonomi Kota Semarang, Begini Upaya Mbak Ita

Tak hanya itu, sambung Mbak Ita, Satpol PP diminta melakukan yustisi atau gerakan pencegahan di wilayah yang sedang ada kasus Covid-19 seperti di Sendangmulyo, Mijen, dan Banyumanik.

“Dinas Pendidikan, kami minta memberikan imbauan protokol kesehatan. Dinas Sosial dan BPBD kami minta menyiapkan relawan termasuk bantuan bantuan sosial jika dibutuhkan seperti jamu, sembako, dan sebagainya.”

INFO lain :  Perwira Polri Digugat ke Pengadilan Semarang atas Bisnis Batu Bara

“Bagian Tata Pemerintah dan DP3A serta kecamatan dan kelurahan kami minta mengaktifkan Kampung Siaga Candi Hebat. Jadi posko yang masih ada kami ingin hidupkan lagi,” imbuhnya.

Selain itu, masyarakat juga akan kembali diedukasi secara masif. Pascapandemi ini, perawatan Covid sudah tidak ditanggung negara tapi melalui BPJS.

“Kami minta masyarakat mengecek kembali BPJS-nya. Bagi warga Kota Semarang yang belum memiliki bisa melalui mengurus dan mengajukan UHC. Agar nantinya jika terjadi apa-apa bisa mengantisipasi,” jelasnya.

INFO lain :  Triwulan III Realisasi Investasi di Kota Semarang Capai 90 Persen

Masyarakat juga diimbau agar tidak panik, karena Pemkot Semarang terus berupaya melakukan langkah terbaik.

“Masyarakat bisa menghubungi call center 112 jika membutuhkan informasi dan memiliki pertanyaan seputar kesehatan. Masyarakat tidak perlu panik, karena Pemkot Semarang sudah menyiapkan langkah antisipasi.”

Ia berpesan agar masyarakat kembali menjalankan protokol kesehatan, menjaga kesehatan dan memakai masker.

“Bagi yang belum booster, Selasa ini bisa menghubungi ke Puskesmas terdekat untuk suntik vaksin booster,” imbuhnya. (Ags/Mw)