Pendapat Pakar Ekonomi soal Semarang Makin Dilirik Investor Pengembang Mal

oleh
Rencana pembangunan Mall 23Semarang di POJ City kawasan Marina, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Kota Semarang makin diminati investor dari pengembang pusat perbelanjaan. (Foto: Ist)

“Sebagai warga Kota Semarang bisa memberikan pelayanan yang baik, sehingga rasa aman investor pun terjaga,” ujar doktoral Universitas Merdeka Malang tersebut.

Termasuk menerapkan kearifan lokal dengan memberdayakan para pelaku UMKM melalui produk-produk tradisionalnya.

“UMKM, ini penting diberikan regulasi, artinya ketika ada pusat perbelanjaan modern bisa menggaet produk-produk warga Kota Semarang,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPGRIS tersebut.

Potensi-potensi tersembunyi lainnya juga tak kalah penting untuk dimunculkan. Juga harus mengedepankan kualitas dan kuantitas produk. Pasalnya, masyarakat modern sangat memperhatikan dua hal tersebut.

INFO lain :  Eksekusi Aset PT KAI di Semarang Tegang

“Lebih selektif, sebenarnya makanan tradisional kita itu sehat semua. Namun, orang masuk mal dengan jiwa modern itu yang dilihat kemasan menariknya,” kata Heri.

Pria yang juga dikenal sebagai ahli marketing ini menambahkan, tren orang berkunjung ke mall dan pusat perbelanjaan tidak melulu soal belanja pakaian, melainkan menikmati kuliner sekaligus kongkow.

INFO lain :  Kakek 72 yang Lecehkan Anak SD di Jatinegara Dibekuk Polisi

“Pemerintah harus memperhatikan UMKM karena tren sekarang datang ke mall tidak hanya beli pakaian, tetapi juga kuliner dan nongkrong,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pembangunan pusat perbelanjaan diperlukan untuk meningkatkan ekonomi, kualitas pendidikan, dan daya tarik wisata.

“Ini merupakan satu bagian meningkatkan perekonomian Kota Semarang. Ada multiplier effect-nya,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya.

INFO lain :  Tindak Tegas Kendaraan Kelebihan Muatan

Menurutnya, mal di kota Semarang terus tumbuh karena permintaan masyarakat memang sangat besar.

Di sisi lain, dia juga yakin bahwa tumbuhnya pusat perbelanjaan di Kota Semarang tidak akan mematikan UMKM yang ada di ibu kota Jawa Tengah tersebut. Bahkan, kehadiran mal bisa berdampak positif untuk pengembangan UMKM. (Ags/Mw)