Pemerataan Pendidikan, Pemkot Semarang Genjot Sekolah Swasta Gratis

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri kegiatan Festival Belajar.id dan penyerahan hibah sekolah swasta gratis di Gedung Dewa Ruci Pedurungan Semarang, Jumat (27/10). (Foto: Humas Pemkot Semarang)

Semarang – INFOPlus. Dalam upaya pemerataan pendidikan di wilayahnya, Pemkot Semarang terus menggenjot program sekolah swasta gratis. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan program ini menjadi solusi untuk menampung anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri mengingat kapasitas penerimaan terbatas.

“Kita support sekolah swasta agar bisa sejajar dengan sekolah negeri. Karena orang biasanya memilih sekolah negeri. Dan juga untuk pemerataan, karena sekolah negeri jaraknya jauh, tapi kita mengupayakan untuk mendapat izin mendirikan sekolah negeri tapi prosesnya panjang. Jadi paling mudah ya kita berikan support kepada sekolah swasta,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Festival Belajar.id dan penyerahan hibah sekolah swasta gratis di Gedung Dewa Ruci Pedurungan Semarang, Jumat (27/10).

Mbak Ita, sapaan akrab wali kota, memastikan akan terus mengupayakan penambahan sekolah swasta gratis agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dan kompetensi untuk bekal di masa depan. Apalagi ikhtiar ini juga untuk mewujudkan generasi emas di tahun 2045.

INFO lain :  Masa Pandemi, Ekspor Perikanan Meningkat

“Jika diperlukan banyak lagi sekolah swasta gratis, maka akan kami berikan agar anak-anak bisa belajar. Apalagi tahun 2045 kita akan bentuk generasi emas, bahkan 2025 sudah mulai berproses. Sehingga kita harus bisa merencanakan agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan terbaik,” paparnya.

INFO lain :  Kota Semarang Jadi Fokus Penanganan COVID-19

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto mengungkapkan saat ini sudah ada 121 sekolah swasta gratis yang dibiayai oleh Pemkot Semarang. Rinciannya PAUD/TK sebanyak 32, SD sebanyak 47, dan SMP sebanyak 42.

Program sekolah swasta gratis juga menjawab permasalahan masyarakat terkait jarak atau zonasi tempat tinggal dengan sekolah negeri. Ke depan tak menutup kemungkinan sekolah swasta gratis di Kota Semarang akan bertambah.

“Kita akan melakukan kajian jika perlu menambah sekolah swasta gratis maka akan kita tambah. Anggarannya sesuai jumlah murid yang dilayani oleh sekolah swasta. Jadi prinsipnya bagaimana jika ada pelajar yang sekolah di swasta tersebut bisa gratis,” paparnya.

INFO lain :  Pemkot Semarang Gelar Lomba Kelola Sampah Lampah Kita, Hadiah Ratusan Juta

Ditambahkan, ada beberapa indikator sekolah swasta untuk bisa memberikan pendidikan gratis ke muridnya. Sekolah swasta akan dilakukan assessment untuk dipertimbangkan. Namun yang terpenting adalah para murid atau anak didik harus memiliki komitmen untuk belajar dan menaati peraturan yang ditetapkan.

“Ada beberapa persyaratan yang bisa disiapkan sekolah tersebut untuk bisa menjadi sekolah gratis. Yang perlu disiapkan pertama, komitmen. Jika sudah punya komitmen lalu kami berikan bantuan sekolah swasta gratis, maka benar-benar tidak dipungut biaya ke anak-anak,” terangnya.