“Kami dari Semarang dan Jateng inilah Mas Gibran akan masuk Istana, kita dorong sebagai Cawapres RI. Gibran adalah representasi tokoh muda dengan kemampuan luar biasa,” ujar dia.
Pada kegiatan itu, terlihat jajaran Bawaslu Kota Semarang berada di lokasi. Komisioner Silvania Susanti mengemukakan total ada 30 pengawas yang turun di kegiatan itu.
Menurutnya ada beberapa hal yang tidak diperbolehkan pada kegiatan seperti itu, di antaranya mengenakan pin atau atribut partai politik tertentu.
“Kami memastikan agar tidak ada pelanggaran (pemilu) di sini,” sebut dia. (Ags/Mw)











