Semarang – INFOPlus. Pemkot Semarang berharap pembangunan sheet pile di Tambaklorok, Semarang Utara, bisa selesai akhir tahun 2023 ini. Progres pekerjaan yang dilakukan Kementerian PUPR tersebut saat ini mencapai 18 persen, melebihi target yang ditentukan.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti mengapresiasi pekerjaan shite pile Kementerian PUPR di Tambaklorok, Semarang Utara. Dari target 16 persen, saat ini sudah mencapai 18 persen.
“Ada deviasi sekitar 1,7 persen, ini melebihi target yang saat ini ditentukan yakni 16 persen. Ini lebih tinggi dari yang diperkirakan,” kata Ita, sapaan akrabnya, usai meninjau kampung nelayan Tambak Lorok bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (20/6).
Dengan progres positif tersebut, Ita, sapaan Wali Kota Semarang, pekerjaan bisa rampung pada Desember 2023. Sehingga bisa langsung dikolaborasikan dengn program-program yang dimiliki oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, salah satunya Kalaju (Kampung Nelayan Maju).
“Awalnya dari pusat menargetkan awal tahun 2024 selesainya tapi kami meminta agar 2023 akhir bisa selesai dan sekarang progresnya bagus,” ujar dia.
Ita menambahkan di area sheet pile tersebut nantinya akan dibangun fasilitas publik seperti jogging track hingga food court. Dan nasyarakat sekitar akan diberdayakan untuk meningkatkan perekonomian setempat.
Sementara dalam kunjungan kerjanya ke Tambaklorok, Komisi IV DPR turut menggandeng jajaran Kementerian Kelautan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup.
“Komisi IV kalau ada kunjungan kerja pasti melibatkan mitra sesuai dengan bidangnya, tujuannya agar tidak hanya kunjungan saja tapi bisa langsung to the point dan di eksekusi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Sudin.
Menurut Sudin, selain masalah kemiskinan, persoalan di kampung nelayan di Semarang juga terkait dengan lingkungan yang kurang tertata. Karenanya pembangunan sheet pile menjadi salah satu solusi persoalan yang ada.
“2023 akhir sheet pile selesai dan langsung ditindaklanjuti dengan program Kalaju. Tambaklorok ini bisa dijadikan Kalaju itu. Juga mengatasi masalah rob dan banjir,” imbuh dia.(Ags/Ts)














