Sejumlah lokasi rawan tawuran, Polres Magelang Kota giatkan patroli

oleh

Magelang – Polres Magelang Kota, Jawa Tengah, terus menggiatkan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) guna mengantisipasi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadhan 1444 H, terutama di titik rawan terjadi tawuran.

“Patroli kami lakukan untuk mencegah, seperti terjadinya perang sarung dan tawuran antarkampung di wilayah hukum Polres Magelang Kota,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang dalam siaran pers di Magelang, Minggu.

Pada Sabtu (25/5) pukul 23.00 WIB hingga Minggu (26/3) pukul 03.00 WIB, Polres Magelang Kota melakukan patroli harkamtibmas dipimpin langsung oleh Kapolres Magelang Kota.

INFO lain :  Kasus Pembuangan Bayi dan Pelaku di Banjarsari Solo Terungkap

Yolanda menyampaikan selama kegiatan, tim patroli menyambangi beberapa titik rawan di wilayah hukum Polres Magelang Kota, antara lain Terminal Tidar, Lapangan Karanggading, Gapura Kampung Tidar Sari, Simpang Tugu Wolu, Kampung Tidar Campur, Kampung Salakan, dan Kampung Kwayuhan.

Ia menjelaskan di beberapa titik tersebut tim patroli mendapati para pemuda yang berkumpul (nongkrong), kemudian mereka diberi pengarahan sekaligus minta membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

“Di Kampung Tidar Campur Kelurahan Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan, kami mendapati sekelompok warga, kemudian kami bubarkan. Kami amankan tiga orang yang diduga akan melakukan aksi perkelahian, kemudian ketiganya diamankan di Polsek Magelang Selatan guna penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

INFO lain :  4 Napi Teroris Meninggal di Nusamkambangan dalamĀ 4 BulanĀ 

Ia menuturkan di beberapa titik rawan terjadi perang sarung ataupun tawuran antarkelompok/kampung tersebut, tim patroli mengamankan beberapa senjata tajam dan sarung yang pada salah satu ujungnya sudah terisi batu kemudian diikat.

“Ada pula indikasi para pemuda yang kami temui itu minum minuman keras. Di antaranya di Tidar Campur, Salakan, Tanon, dan Karang Kidul,” katanya.

INFO lain :  Bejat, Bapak Tiri Setubuhi Anak Sendiri yang Masih Bocah

Kapolres Magelang Kota menandaskan bahwa keamanan Kota Magelang menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya Polres Magelang Kota saja, sehingga diperlukan kebersamaan dan keterpaduan semua instansi terkait.

“Seperti dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja dan TNI serta masyarakat yang aktif berpartisipasi dengan memberikan bantuan informasi karena hal itu sangat kami butuhkan. Marilah bersama-sama menjaga suasana kondusif Kota Magelang yang kita cintai bersama, terlebih selama bulan Ramadan ini,” katanya.

Sumber Antara