Berkas Dua Oknum Polisi Blora Korupsi PNBP untuk Investasi Daring Dilimpahkan

oleh

Semarang – Kepolisian memastikan proses hukum terhadap dua oknum polisi di Polres Blora yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dana penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai Rp3 miliar pada tahun 2021.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy dalam siaran pers di Semarang, Kamis, mengatakan bahwa ketegasan kepolisian tersebut terbukti dari penyidikan terhadap Bripka EFJ dan Briptu EM yang telah selesai. Selanjutnya, dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kapolda Jawa Tengah tidak akan menutupi dan akan menindak tegas anggota yang melakukan pelanggaran, khususnya yang merugikan masyarakat serta keuangan negara,” katanya.

INFO lain :  Anak Bunuh Bapak di Ungaran Gara-Gara Tak Direstui Kawin

Selanjutnya, kata dia, kepolisian menghormati proses hukum yang masih bergulir ini.

INFO lain :  Kisah Eko Tjiptartono, Terdakwa Korupsi yang Divonis Bebas MA. Sempat Bohong ke Keluarga,  Ditentang saat Menempuh Upaya Hukum

Adapun berkaitan dengan pelanggaran disiplin dan etik, lanjut dia, kepolisian masih menunggu keputusan yang berkekuatan hukum tetap dari pengadilan.

“Jika terbukti bersalah, keduanya akan menjalani sidang disiplin dan etik,” katanya.

Dua oknum polisi yang merupakan pasangan suami istri, Bripka EFJ dan Briptu EM, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi PNBP di Polres Blora pada tahun 2021.

INFO lain :  PKPU Terhadap Bos Sritex dan Isteri Ditolak Hakim

Dugaan tindak pidana itu terungkap ketika terdapat kekurangan setoran PNBP sebesar Rp3 miliar. Dari pengakuan kedua tersangka, uang hasil korupsi tersebut untuk investasi daring.

Sumber Antara