SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengharapkan libur panjang Natal 2020 dan pergantian tahun 2021 tidak sampai memunculkan klaster baru COVID-19.
Atas dasar itu, dirinya menginstruksikan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata.
Dia menjelaskan, tidak ada target jumlah kunjungan wisatawan pada libur akhir tahun ini. “Kita memfokuskan pada peningkatan pelayanan terhadap wisatawan yang tetap datang agar nyaman di Semarang,” katanya, Jumat (25/12).
Dia menegaskan, prioritas utama adalah protokol kesehatan terhadap masyarakat, khususnya yang berkunjung ke tempat-tempat wisata. Pemkot Semarang sendiri tidak melarang tempat wisata maupun tempat hiburan tetap buka saat libur akhir tahun di tengah pandemi ini.
“Namun kita melarang gelaran perayaan pergantian tahun yang menimbulkan kerumunan,” tegasnya. (mar)














