Derita Stroke, Kadir Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

oleh

Magelang – Kebakaran terjadi akibat tungku api dan meludeskan sebuah rumah di Borobudur, Magelang. Dalam musibah kebakaran itu, seorang penghuni rumah ditemukan tewas terbakar. Korban yang diketahui sakit stroke itu tak bisa menyelamatkan diri dan gosong terbakar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran yang menewaskan seorang korban itu terjadi di rumah warga di Kiyudan Wringin Putih, Borobudur, Magelang, Selasa Malam (16/10). Korban bernama Kadir (82 tahun).

“Korban tewas terbakar dalam kebakaran yang diduga dari bara api dalam tungku di dapur rumah,” ujar Kapolsek Borobudur, AKP Didi Dewantara, kemarin.

INFO lain :  Seluruh Kegiatan Massal Wajib Ditunda

Sementara, dari keterangan saksi yang juga istri korban bernama Wagiyem, sebelum kejadian dirinya menyalakan tungku api di dapur. Sekitar pukul 20.00 WIB dirinya menghangatkan sayur dalam tungku berbahan bakar kayu. Entah kenapa, Wagiyem kemudian pergi keluar.

Saat itu, diduga bara api dari tungku merembet ke tumpukan serabut kelapa yang posisinya tidak jauh dari tungku. Rembetan api membuat api semakin membesar sehingga menjalar ke bangunan rumah.

Ketika kebakaran terjadi, korban Mbah Kadir yang berada seorang diri dalam rumah di kamarnya tak bisa berbuat banyak. Kadir memilik riwayat penyakit stroke itu terjebak dalam kamar yang dipenuhi kobaran api yang semakin membesar. Innalillahi, ia tidak bisa menyelamatkankan diri.

INFO lain :  Rumah Pemotongan Hewan Ilegal di Kendal Digerebek

“Satu orang pemilik rumah meninggal dunia karena terjebak kobaran api. Karena memiliki riwayat penyakit stroke,” kata AKP Didi Dewantara.

Api baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah tiga unit Damkar Kabupaten Magelang datang memadamkan. Sementara atas kejadian itu, bangunan rumah mengalami kerusakan berat dengan korban yang tewas terpanggang di dalamnya.

INFO lain :  Akibat Obat Nyamuk Bakar, Nenek Tewas Terpanggang di Rumahnya

“Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.45 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Muntilan untuk diautopsi,” lanjut dia.

Dijelaskan Kapolsek, kejadian kebakaran sudah terjadi ke-2 kalinya di wilayah borobudur. Penyebab kebakaran menurut keterangan para saksi karena memasak dengan menggunakan tungku.

Kepolisian mengimbau kepada warga yang masih memasak menggunakan tungku memastikan lagi di sekitarnya tidak ada kayu atau serabut kelapa yang mudah terbakar.

“Pastikan api betul padam, “pungkasnya.edit