Sementara itu Soofigotun Nikmah, istri korban pengeroyokan juga mengeluhkan tuntutan yang diajukan jaksa pada para terdakwa. Ia meminta agar terdakwa dihukum lebih berat karena suaminya meninggal dunia akibat pengeroyokan tersebut. Wanita ini terus berteriak meminta keadilan meski sudah ditenangkan polisi dan keluarganya.
“Emangnya karena tindakan itu suami saya hanya lecet-lecet saja. Dia kehilangan nyawanya. Seharusnya mereka menuntut dengan 12 tahun. Saya berharap, ibu hakim memutuskan hukuman yang maksimal,” teriaknya.(edi)















