Pelaku Pembunuhan Sadis di Magelang Diciduk Polisi

oleh

Magelang – Misteri tewasnya Maryadi alias Gudel, 37, warga Tampir Kulon, Candimulyo, Kabupaten Magelang pada tanggal 17 Maret 2018 lali akhirnya terungkap. Dalam waktu kurang lebih satu bulan Petugas Tim Opsnal Reskrim Polres Magelang, berhasil meringkus pelaku.

Pelaku dibekuk di tempat persembunyiannya, kawasan Cipondoh, Tangerang, Minggu (16/4/2018). Tersangka berinisial RM alias Kombe merupakan warga Kota Magelang.

“Pelaku dibekuk petugas saat berada di pinggir jalan di area rumah tempat persembuyiannya, sekitar pukul 03.00 dini hari,” terang Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo, pada Senin (23/4/2018).

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, keberhasilan ini merupakan kerja keras Tim Opsnal Reskrim yang bekerja penuh dedikasi dan pengaddian selama satu bulan penuh untuk mengungkap kasus pembunuhan ini. Motif pembunuhannya tersangka ingin menguasai kendaraan yang dipakai korban dengan cara kekerasan.

INFO lain :  Angin Kencang Terjang Beberapa Desa di Kecamatan Kaliwungu Kudus

Adapun modusnya dengan pura-pura kehabisan bensin dan minta tolong warga untuk membantu dicarikan penjual, kemudian dibunuhnya.

“Kini tersangka sudah dibawa ke Polres Magelang untuk dilakukan interograsi lebih lanjut,” tuturnya.

Dari hasil interogasi tersangka mengakui semua perbuatannya. Tersangka menyampaikan, korban tanpa curiga mengantar mencarikan penjual dan saat korban lengah, oleh temannya bernama Yuan (buron) dari belakang dicekik dengan cara melilitkan tangan kirinya ke leher. Ia kemudian menusuk menggunakan pisau lipat sebanyak tiga kali.

INFO lain :  Warga Serengan Solo Ditemukan Tergantung di Penggilingan Padi di Klaten

“Korban sempat berlari untuk meminta tolong, namun pelaku membacok kepala korban sebelah kanan sebanyak dua kali menggunakan parang bergerigi,” jelas kapolres.

Kapolres juga menyampaikan, adapun modus dari pelaku dengan berpura pura kehabisan bensin dan meminta kepada korban untuk mencarikan penjual bensin eceran karena saat itu waktu sudah larut malam.

Tanpa merasa curiga korbanpun mengantar pelaku untuk mencarikan penjual bensin. Namun saat itu penjual bensin tidak mau membukakan pintu saat di ketok lantaran waktu sudah larut malam.

Saat itu ketika korban lengah oleh temannya bernama Yuan, yang kini menjadi (DPO), korban dicekik dari belakang dengan cara melilitkan tangan kirinya ke leher korban dan pelaku menusuk menggunakan bayonet ( pisau lipat ) sebanyak 3 kali kemudian korban berlari mengatakan minta ” tolong, tolong,” kemudian dikejar oleh Pelaku lalu membacok kepala korban sebelah kanan sebanyak 2 kali menggunakan parang bergerigi.

INFO lain :  201 Warga Terima Bantuan Stimulan

Dari pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa pakaian yang di pakai korban, Kendaraan bermotor Mio warna hijau, 1 (satu) buah Parang Stainless terdapat tulisan “OX HEAD”, bergagang kayu warna Coklat, dan berbagai mesin kendaraan yang sudah di bongkar.