Klaten – Seorang warga Serengan, Solo, berinisial EL (41) ditemukan tewas tergantung di penggilingan padi. Korban ditemukan di penggilingan padi Dusun Minggiran, Desa Pugeran, Karangdowo, Klaten.
“TKP di dalam penggilingan padi Dusun Minggiran, Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo. Diketahui sekitar pukul 07.30 WIB,” jelas Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah, Rabu (8/6/2022).
Dijelaskan Abdillah kejadian kali pertama diketahui saksi Suwadi (72) yang hendak membuka penggilingan. Saat masuk ruang tengah akan mematikan lampu melihat korban.
“Kemudian saksi masuk ke dalam ruang tengah untuk mematikan lampu luar. Ketika menoleh ke kanan korban sudah dalam keadaan kaku tergantung dengan tali mengikat di leher, kemudian saksi l memberitahu saksi Wardi,” jelas Abdillah.
Saksi, sambung Abdillah, kemudian melaporkan ke Polsek Karangdowo. Tim SPK bersama tim medis Puskesmas ke lokasi melakukan pemeriksaan.
“Setelah dilakukan pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Keterangan saksi, korban terakhir terlihat di penggilingan pada Selasa (7/6) sekitar pukul 14.30 WIB,” imbuh Abdillah.
Kapolsek Karangdowo AKP Aleg Ipanudin menyatakan tidak ada tanda kekerasan. Korban diduga memiliki masalah keluarga.
“Ya dugaan karena depresi, masalah keluarga. Iya, lokasi penggilingan milik keluarga,” imbuh Aleg.
Keberadaan korban di lokasi tersebut, sudah diketahui cukup lama oleh warga sekitar. Relawan Kecamatan Karangdowo, Husni Thamrin menjelaskan, korban memang warga Solo namun sering berada di lokasi tersebut untuk mengawasi penggilingan padi.
“Penggilingan padi itu milik neneknya. Korban sudah kita evakuasi dan rencana dimakamkan ke Desa Kupang,” pungkas Husni.
Sumber Detik
















