Kali Beringin Semarang Diminta Dinormalisasi Tahun ini

oleh

 

Kali Beringin Semarang

Semarang (Infoplus) – Sering mengakibatkan banjir, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta agar Kali Beringin segera dinormalisasi. Dia berharap agar Kementerian PUPR agar bisa menormalisasi sungai tersebut pada tahun ini, agar masyarakat tidak selalu dihantui banjir saat hujan deras di wilayah atas.

Ia menyebutkan, pemkot tidak bisa berbuat banyak lantaran kewenangan sungai tersebut berada di Kementerian PUPR dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana. Pihaknya hanya bisa mengusulkan, agar normalisasi bisa segera dilakukan.

”Pekan lalu, saya laporan kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo agar diusahakan untuk normalisasi pada 2018 ini. Saya juga sudah bertemu dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Sata sampaikan agar normalisasi bisa segera dilakukan,” ujar wali kota saat meninjau lokasi banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Selasa (6/2/2018).

INFO lain :  Neraca Perdagangan Jateng Defisit US$289,15 juta

Pada Senin (5/2) lalu, tanggul sungai di kelurahan Mangkang Wetan Jebol. Air sungai pun merendam puluhan rumah warga hingga 1 meter. Kini, warga masih was-was lantaran curah hujan masih tinggi. Dikhawatirkan banjir susulan kembali terjadi.

“Kalau pembebasan lahan untuk normalisasi sungai beringin sudah dibereskan. Sehingga harapan kita tentu saja segera dapat berlanjut prosesnya. Persoalan ini hampir setiap tahun terjadi. Setiap hujan di Ungaran, tanggul yang ada di sini kemudian jebol,” lanjut Hendi.

INFO lain :  Penyanyi Cafe di Thailand Selundupkan 1 Kg Sabu, Ditangkap di Semarang Usai dari Bangkok

Untuk langkah darurat, wali kota meminta agar BBSW Pemali Juana menutup tanggul yang jebol dengan bronjong dan karung pasir. Warga juga diminta tetap waspada, saat curah hujan tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, juga diminta untuk membantu korban banjir.

Waspada

Sementara itu, Kapolsek Tugu, Kompol Davis B Siswara, menghimbau agar masyarakat selalu waspada bila turun hujan dan wilayah selatan hujan deras. Pihaknya juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah bergotong-royong dalam menangani banjir.

INFO lain :  Bangunan SMAN Tawangmangu Tak Sesuai Spesifikasi

“Terimakasih kepada semua warga dan stakeholder yang sudah bekerja keras dalam antisipasi banjir ini,” kata dia.

Terpisah, Pakar Hidrologi Undip, Prof Suripin. Dia mengatakan, normalisasi Sungai Beringin sudah mendesak, karena DAS di sana sudah rusak. Secara otomatis sungainya juga rusak. Sesuai masterplan drainase, Kali Bringin diproyeksikan menjadi banjirkanal baru.

“Sesuai masterplan, Kali Bringin itu dibuat banjirkanal baru. Sungai mengalirkan air dari daerah atas langsung ke laut. Tapi ini implementasinya susah sekali. Normalisasi saja belum terlaksana,” kata dia.