Puguh menjelaskan penelitiannya itu bermula dari keinginan untuk memanfaatkan kedelai yang ternyata banyak dikonsumsi oleh masyarakat Asia.
Dalam kedelai, lanjut dia, terdapat isoflavon atau anti-oksidan yang bermanfaat bagi kulit.
“Semua kedelai bisa digunakan dalam penelitian ini,” katanya.
Atas penelitian ini, lanjut dia, juga telah diterbitkan jurnal penelitian.*
Sumber : Antara Jateng














