Di samping melakukan diskusi dalam forum JWG, delegasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga melakukan kunjungan langsung ke sekolah yang menerapkan pendidikan vokasi, melakukan dialog dengan Australian Curriculum Assessment and Reporting (ACARA) dan New South Wales Board of Studies Teaching and Educational Standards (BOSTES) untuk melihat langsung proses penyusunan kurikulum, penerapan dan pengevaluasiannya.
Sedangkan delegasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang dipimpin oleh Sekreraris Jenderal Prof. Ainun Na’im bersama dengan mitranya Department of Education and Training yang dipimpin oleh David Learmonth Deputy Secretary, Higher Education, Research and International membahas pendidikan tinggi, penjaminan mutu pendidikan online, pengakuan kualifikasi.
Selain itu juga dibahas masalah kerangka pendidikan dalam menunjang pendidikan, pembiayaan pendidikan, pendidikan vokasi, keterkaitan pendidikan vokasi dengan industri, penelitian, komersialisasi hasil penelitian, peningkatan kerjasama penelitian, perjanjian kerjasama penelitian pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi.
Salah satu topik utama dalam pembahasan di kedua JWG ini adalah masalah pendidikan pendidikan Vokasi.
Topik ini dirasakan sangat penting mengingat pada saat ini kualitas pendidikan vokasi baik pada level sekolah maupun pendidikan tinggi di Indonesia masih belum memenuhi harapan industri,dan pasaran kerja karena hasil lulusannya masih belum siap kerja.
Sementara itu pendidikan vokasi di Australia merupakan salah satu yang terbaik di dunia baik di tingkat sekolah (year 11 dan 12) maupun di tingkat pendidikan lanjutan seperti misalnya TAFE (Technical and Further Education).
Dengan ditunjang oleh fasilitas yang sangat memadai dan fokus pendidikan vokasi pada bidang yang benar benar dibutuhkan oleh industri memungkinkan lulusan pendidikan vokasi di Australia dapat langsung memasuki dunia kerja.
Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof.AinunNa’im dan Mr.DavidLearmonthDeputySecretary,HigherEducation,ResearchandInternational sedangmenandatangai naskah kesepakatan.Foto: Istimewa
Sistem pendidikan vokasi Australia yang sangat menekankan pada pengembangan keterampilan yang diperlukan oleh industri ini dan dengan ditunjang oleh instruktur dari kalangan praktisi memungkinkan lulusannya dapat berkerja di dunia global.
Kesepakan kedua kementerian yang menangani pendidikan di Indonesia ini dengan mitranya Australia untuk bekerjasama dalam pendidikan vokasi akan memungkinkan Indonesia dapat mengirimkan instruktur dan juga generasi muda Indonesia menempuh pendidikan vokasinya di berbagai institusi di Australia.
















