Pemprov Jateng Diminta Perhatikan Sistem Regulasi Irigasi

oleh

Semarang – Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah meminta pemerintah provinsi setempat memperhatikan dan mengatur sistem regulasi irigasi.

“Sistem regulasi irigasi hendaknya diatur supaya fungsi embung yang dibangun di daerah bisa bermanfaat bagi petani,” kata anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng M. Ichwan di Semarang, Kamis (30/82018).

Menurut dia, sistem regulasi irigasi yang perlu diperhatikan karena manfaat embung itu untuk mengatasi kekeringan terhadap tanah dan juga untuk memperbaiki tanaman air tanahnya.

INFO lain :  85 % Rumah Sakit Ajukan Insentif

Air bersih, kata dia, menjadi kebutuhan setiap mahkluk hidup, termasuk manusia sehingga kebutuhan air pun makin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk.

Ia menyebutkan bahwa embung akan berguna saat musim kemarau karena sebagai sumber irigasi utama di sektor pertanian.

INFO lain :  Bupati Kebumen dan Timsesnya Divonis 4 Tahun Penjara oleh Pengadilan Tipikor Semarang

“Oleh karena itu kami minta supaya fungsi embung benar-benar digunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga ketersediaan air dengan pembuatan waduk, embung, biopori, penghijauan, dan kampanye tidak menggunakan air secara berlebihan di kalangan masyarakat.

“Kami juga menggiatkan gotong royong bersih sungai, rehabilitasi lahan, mengedukasi masyarakat melalui gerakan sekolah sungai, pengurangan risiko bencana, restorasi sungai, pemerliharaan sumber-sumber air dan kampanye kepedulian lingkungan hidup,” katanya.

INFO lain :  ​Oknum Satpol PP Kendal Terseret Kasus Sabu. Beli dari Napi LP Kedungpane, Ditangkap saat Akan Nyabu dengan Perangkat Desa

Ia juga minta semua warga menggunakan air bersih dengan berprinsip layaknya orang menabung uang di bank, demikian pula menabung air, menyisihkan pasokan air untuk ketersediaan air bersih dan memanennya pada masa yang akan datang.

“Perlu diingat, bahwa bukan hanya kita yang membutuhkan air bersih ini, tetapi juga anak cucu dan keturunan kita nanti,” ujarnya.