Magelang – Gara-gara berkendara ugal ugalan dan zig zag dan tidak mau diklakson tiga pemuda ini melakukan pengeroyokan terhadap seotamh remaja. Korban Arif Prakoso Adi,19, warga Temanggung babak belur dijotosi ketiga pelaku
“Pengeroyokan terjadi di Jalan raya Jogya- Magelang Km 24 Semen, Sucen Salam Magelang, Minggu lalu (15/7) lalu,” ungkap Kapolsek Salam Polres Magelang Polda Jateng AKP Maryadi, Kamis (19/7/2018).
Diungkapkannya, kejadian bermula ketika korban Afief Prakoso Adi, 19 warga Temanggung bersama rekannya Arief Satrio Adi, 21 berboncengan sepeda motor. Mereka berkendara dalam perjalanan menuju Yogyakarta, Rabu (18/7/2018).
“Namun sesampai di daerah Semen disalip dua motor jenis FU yang satu berboncengan dengan berjalan zig zig, dan korban merasa terganggu dan membunyikan klakson sedikit lama, katanya.
Selanjutnya, kata dia, dua kendara FU yang dikendari tiga pemuda. Merema mengejar dan memepet korban karena tidak terima diklakson.
“Selanjutnya ketiga pemuda ini memukuli korban dengan kayu maupun tangan kosong sedangkan rekan korban berhasil lari meminta pertolongan warga dan melaporkan ke kepolisian, imbuhnya.
Tidak berselang lama warga dan pihak Polsek Salam Polres Magelang datang di lokasi kejadian.
“Petugas bersama warga datang dilokasi kejadian dan langsung engamankan ketiga pemuda yakni AK, 23 warga Seloiring Jumoyo Salam, NW, 25 warga Kaliurang Selatan Srumbung, dan RW, 25 warga Kalisari Mranggen Srumbung, paparnya.
Korban yang menderita luka lebam-lebam disekujur wajahnya dan benjolan-benjolan di bagian kepala langsung dilarikan ke RSUD Muntilan oleh warga dan petugas.
“Untuk ketiga pemuda pelaku pengeroyokan langsung diamankan ke mako Polsek Salam untuk penyelidikan lebih lanjut,dan kami jerat dengan pasal 170 KUHP jelasnya.
Kapolsek mengatakan, kasus penganiayaan itu akan tetap kita proses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya berpesan bagi pengendara bermotor agar tertib aturan dan bersabar, pungkasnya.edit
















