BPBD Semarang Bantu Bahan Pangan ke Warga Korban Banjir di Kudu

oleh
banjir kudu
BPBD Kota Semarang salurkan bantuan bahan pangan dan selimut ke warga korban banjir di Kudu, Kecamatan Genuk.

SemarangINFOPlus. Pemkot Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD memberikan bantuan ke warga Kudu, Kecamatan Genuk, yang beberapa waktu terakhir wilayahnya terendam banjir.

Banjir menggenangi wilayah Kudu, khususnya di RW 7, sekitar sepekan terakhir, Kondisi tersebut membuat aktivitas warga tak bisa normal, bahkan banjir sudah memicu persoalan kesehatan.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, BPBD mendistribusikan bantuan berupa bahan makanan dan selimut, Selasa (4/2). Total nilai bantuan yang diserahkan tersebut senilai sekitar Rp10 juta.

INFO lain :  Kepedulian AVOCI Jateng terhadap Sesama

Wilayah RW 7 Kelurahan Kudu memang layak mendapat perhatian mengingat sesuai nomenklatur BNPB, wilayah genangan tidak dibantu kecuali banjir yang melumpuhkan mata pencaharian.

Menurutnya, banjir yang merendam wilayah Kudu selama sepekan ini membuat aktivitas warga terganggu karena lamanya genangan.

“Kami distribusikan bahan makanan berupa mie instan, minyak goreng, sarden, selimut,” sebut Endro.

Selain menyalurkan bantuan, pihaknya juga melakukan pengamatan langsung untuk mencari akar permasalahan terjadinya banjir di wilayah RW 7, Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk. Bencana banjir di wilayah tersebut diketahui sudah terjadi setiap tahun selama lima tahun berturut-turut.

INFO lain :  Mbak Ita Bangga, Guru SD Pakintelan 01 Semarang Juara 1 Guru Inovatif Tingkat Nasional

Hasil asesment, penyebab banjir di wilayah ini karena limpasan dari saluran pembuangan PDAM. Belum lagi curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu terakhir di wilayah Kota Semarang.

“Genangan memang tak bisa surut kurang lebih satu minggu. Kami akan koordinasikan dengan Dinas PU, Perkim, peninggian talud untuk saluran yang melimpas, kurang lebih volume sepanjang satu kilometer, harus ditinggikan satu meter,” imbuh dia.

INFO lain :  Penerimaan PPPK Pemkot Semarang Dinilai Tak Sesuai Kompetensi, Ini Jawaban BKPP

Ketua RW 7 Kelurahan Kudu, Ainurrofiq mengatakan, ada 288 rumah yang tersebar di 11 RT terendam banjir.

“Ini sudah satu minggu. Kerugian materi karena kerja nggak bisa, terhambat banjir. Aktivitas yang jualan tidak bisa laku,” kata dia.

Salah satu warga Kudu, Sulikah menyebut selain membuat aktivitas warga terganggu, genangan juga membuat satu anggota keluarganya harus dilarikan ke rumah sakit karena sakit.

“Di rumah saya ada bayi, kini di rawat di RSI Sultan Agung karena batuk pilek,” ujarnya. []