Mbak Ita Lepas 900 Warga Semarang Balik Kerja ke Jakarta

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ikut melepas pemudik kembali ke Jakarta menggunakan bus di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Minggu (14/4). (Foto: Dok)

Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ikut melepas pemudik kembali ke Jakarta menggunakan bus di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Minggu (14/4).

Mbak Ita, sapaan akrabnya mengatakan, program Balik Kerja menggunakan bus ini merupakan fasilitas dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqah Muhammadiyah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara, karena sangat membantu masyarakat Kota Semarang yang mencari penghidupan di Jakarta,” kata Mbak Ita, seusai melepas bus di MAJT kembali ke Jakarta.

INFO lain :  Usai Pinjem Korek, Ratna Tewas di Kamarnya yang Penuh Asap

Menurut dia, program yang berjalan di tahun kedua ini amat membantu masyarakat Kota Semarang yang merantau di Jakarta. Di sisi lain, fasilitas tersebut juga sebagai upaya meminimalisir fatalitas kecelakaan pemudik di jalan raya.

“Ini menjadi bagian bergerak bersama oleh semua pihak, sehingga masyarakat bisa kembali ke Jakarta dengan tenang, hari ini sampai, besok istirahat dan Selasa bisa bekerja kembali,” ujarnya.

INFO lain :  Hujan 3 Hari Picu Banjir di Genuk dan Pedurungan, Ini Upaya Pemkot Semarang

Sebanyak 10 bus dengan jumlah pemudik 900 orang diberangkatkan dalam program Balik Kerja 2024 ini. Jumlah okupansi yang mendaftar meningkat hingga 2.000 orang.

“Selain di Kota Semarang ada di Kota Solo dan Jogja. Yang ikut balik kerja macam-macam, rata-rata bekerja urusannya dengan rumah tangga,” tutur anggota Badan Pelaksana BPKH, Arief Mufraini.

Arief menjelaskan, program Balik Kerja memiliki latar belakang atau filosofi tersendiri bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

INFO lain :  Pelatih Dragan Djukanovic Hengkang dari PSIS Jelang Liga 1 2021

Setelah merantau, pulang, bersilaturahmi dan menghabiskan waktu bersama keluarga, mereka akan diberikan informasi mengenai ibadah haji.

“Filosofinya jangan mereka habis-habisan di sini. Biar nanti pulang bareng sama kami, mungkin ada semangat yang lain, lalu kami juga menyisipkan informasi tentang haji muda, informasi haji, dan sebagainya,” imbuh dia. (Ags/Mw)