Hilang saat Melaut, Nelayan Tambaklorok Semarang Ditemukan Meninggal

oleh
Tim SAR gabungan evakuasi jenazah nelayan Tambaklorok, Semarang, yang hilang saat melaut. (Foto: Basarnas Semarang)

Semarang – INFOPlus. Seorang nelayan Tambaklorok, Kota Semarang dilaporkan hilang saat melaut. Setelah pencarian dua hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui beridentitas Syarifuddin (37), warga RT 4 RW 15 Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Dilaporkan pihak keluarga hilang saat melaut pada Selasa (13/2) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono menuturkan kronologi hilangnya korban. Pagi itu, sekira pukul 06.00 WIB, Syarifuddin, berangkat melaut untuk mencari ikan. Biasanya, tengah hari dia pulang ke rumah.

INFO lain :  Hilang 9 Hari, Nelayan Pencari Ubur-Ubur Cilacap Ditemukan Meninggal

Namun, sampai sore sekira pukul 17.00 WIB, korban tak juga menunjukkan batang hidungnya. Keluarga yang cemas lantas minta bantuan tetangga dan nelayan untuk melakukan pencarian.

“Sore itu pihak keluarga melakukan pencarian dibantu tetangga yang juga nelayan. Mereka akhirnya hanya menemukan perahu survivor dalam keadaan kosong dengan jaring posisi sudah disebar, sekitar 1 nautical mile atau 1,8 km dari pantai. Diduga ia terjatuh dari perahu dan tenggelam,” beber Budiono, Kamis (15/2).

INFO lain :  Pendaftaran Pengawas TPS Dibuka 2 Januari 2024, Ini Syarat Lengkap dan Besaran Honor

Pencarian kemudian dilanjutkan pada esoknya, Rabu (14/2), sekaligus melapor ke Basarnas Semarang untuk minta bantuan. Operasi pencarian langsung digelar.

Basarnas Semarang mengirimkan satu tim SAR dengan menggunakan rigid inflatable boat (RIB). Dilengkapi juga peralatan SAR air lengkap, melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis pagi tadi, seorang nelayan melihat ada mayat mengapung di tengah laut.

“Pada pukul 07.30 WIB ada nelayan yang melihat sesosok mayat mengapung di laut dan menginformasikan ke tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian. Setelah dicek ternyata benar yang sedang tim SAR cari,” ungkapnya.

INFO lain :  Mobil Tergelincir Tabrak Eskalator di Mall Paragon Semarang, Pengunjung Terserempet

Jarak temuan dari lokasi terakhir perahu korban sekitar 1,5 Nm atau 2,7 Km. Jenazahnya berhasil dievakuasi dari laut sekira pukul 08.15 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka.

“Terima kasih tim SAR gabungan atas kerja samanya dan harapan kami semoga teman-teman nelayan lebih memperhatikan keselamatan diri dan lengkapi alat keselamatan seperti pelampung saat melaut” tutup Budiono. (Ags/Mw)