Wali Kota Semarang Minta Kebersihan Kota Lama Dijaga Bersama

oleh
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu minta kebersihan Kota Lama dijaga bersama. (Foto: Dok)

Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta masyarakat dan pemilik usaha menanamkan rasa memiliki kawasan Kota Lama Semarang. Salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, usai melakukan pemantauan malam pergantian tahun di kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (31/12) malam.

Mbak Ita menyoroti adanya sampah yang berserakan di Kawasan Kota Lama yang mengganggu estetika keindahan kawasan heritage tersebut. Apalagi saat merayakan malam pergantian tahun, diketahui masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan.

INFO lain :  Korban Mafia Tanah Perum Madinah Alam Persada Semarang Diintimidasi, Diusir dari Tempat Usaha

Menurut Mbak Ita, mestinya pemilik usaha dan masyarakat mempunyai rasa memiliki dengan prinsip handarbeni terhadap Kota Semarang. Sebab baik buruknya citra Kota Lama juga akan mempengaruhi nama Kota Semarang.

INFO lain :  Berhasil Tangani Stunting di Semarang, Mbak Ita Raih Penghargaan People of The Year 2023

Terlebih selama ini Pemkot Semarang telah memberikan beragam fasilitas dan kemudahan kelangsungan usaha bagi masyarakat.

“Mereka harus mempunyai rasa memiliki, karena sudah difasilitasi penuh oleh Pemerintah Kota Semarang mulai dari penataan kawasan, infrastruktur, dan sebagainya. Sehingga mereka harus ditanamkan rasa memiliki dan mencintai Kota Lama Semarang ini,” sebutnya.

INFO lain :  Tangani Banjir, Wali Kota Semarang Intens Komunikasi dengan Menteri PUPR

Selain melakukan pantauan di Kota Lama Semarang, Mbak Ita bersama jajaran dan Forkopimda Kota Semarang malam itu juga memantau beberapa titik keramaian.

Mulai dari Pos Terpadu Tugu Muda, Kawasan Kota Lama dan Gereja Blenduk, hingga Simpanglima Semarang. Di Simpanglima, Mbak Ita juga mengikuti monitoring zoom meeting bersama Kapolri di Posko Terpadu Simpanglima Semarang. (Ags/Mw)