Anne Avantie, Desainer Ternama Tanah Air Berbagi Sembako Pada Buruh Gendong Pasar Baru, Semarang

oleh
Anne Avantie, lakukan kegiatan berbagi sembako pada buruh gendong. (Foto: Mh)

Semarang – INFOPlus. Desainer Anne Avantie rayakan Natal dengan berbagi sembako pada buruh gendong di Pasar Gang Baru, Semarang.

Puluhan perempuan paruh baya yang berprofesi sebagai buruh gendong di Pasar Gang Baru, Semarang, berkumpul untuk bertemu langsung dengan Anne Avantie dan mendapatkan paket sembako dari pemilik rumah makan D’Kambodja ini.

Anne mengaku berbagi kasih dengan orang-orang sekitar sudah rutin dilakukan selama 20 tahun terakhir. Ia mengaku membagikan berkat kepada orang-orang yang kerap ditemuinya. Salah satunya buruh gendong di Pasar Gang Baru.

“Saya sudah rutin lakukan ini. Bukan cari popularitas bukan cari pencitraan. Sudah 20 tahun seperti ini. Saya sering belanja di Gang Baru makanya saya berbagi disini,” kata Anne usai berbagi kasih di Pasar Gang Baru.

INFO lain :  Terlibat Tawuran Gunakan Sajam, 22 Remaja Diamankan Polisi

Anne mengaku dalam satu tahun rutin berbagi kasih kepada sesama sebanyak empat kali. Biasanya ia mengambil momen-momen tertentu untuk berbagi seperti saat Hari Natal, Hari Raya Idul Fitri, Hari Ibu dan Hari Kartini.

“Tadinya ada yang mengira ada hubungannya dengan Pemilu atau mau nyaleg tapi hidup itu pilihan kalau kita rutin melakukan kegitan baik maka akan menjadikan kita lebih baik,” ungkapnya.

Lokasi pembagian sembako biasanya berpindah-pindah tempat, karena dirinya kerap melakukan aktivitas di berbagai pasar untuk berbelanja.

INFO lain :  Sosialisasi Piterpan, Mbak Ita Ingin Kantin Sekolah di Semarang Sediakan Makanan Berprotein dan Sayur

Anne biasa melakukan kegiatan berbagi kasih di pasar-pasar tradisional seperti di Pasar Prembaen, Gang Baru, dan Pasar Johar Semarang.

“Tidak hanya di Semarang, kalau di Jogja seperti di Pasar Beringharjo, kalau di Solo di Pasar Gede,” tuturnya.

Anne mengatakan, Ia berharap bisa memiliki hidup yang bermanfaat bagi sesama. Oleh karena itu, Ia melakukan kegiatan berbagi, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas semua nikmat dan pencapaian yang didapatkan selama ini.

“Ibu saya tahun 1996 sakit kanker dan sembuh itu mukjizat Tuhan dan hingga saat ini ibu saya menjadi lentera yang tidak pernah padam dalam hidup saya. Ini alasan saya untuk bersyukur melalui berbagi. Sehingga saya ingin berterimaksih pada Tuhan,” ujarnya.

INFO lain :  Wali Kota Semarang Minta PDAM Tirta Moedal Jaga Kualitas Pelayanan

Anne berharap akan banyak orang melakukan hal serupa sehingga bisa meringankan beban orang lain yang membutuhkan.

Tak hanya berbagi sembako, Anne juga memberikan motivasi kepada para buruh gendong yang rata-rata kaum perempuan untuk bisa menjadi perempuan kuat.

“Motivasi sederhana, ‘seng kuat dadi wong wedhok, nek nyonggo beban itu semakin berat kalau pikiran kita diperberat dengan kondisi kita tidak bersyukur.’ Karena perempuan diciptakan sebagai penolong pria di hukum Allah dan diciptakan dari tulang rusuk pria,” pesannya.