Anak Afrika Asal Boyolali Meninggal Tenggelam di Selokan

oleh
Tim SAR gabungan melakukan pencarian ibu dan anak asal Boyolali yang terperosok dan tenggelam di selokan. (Foto: Kantor SAR Semarang)

Semarang – INFOPlus. Nahas menimpa anak perempuan bernama Afrika asal Boyolali. Bocah 8 tahun ini ditemukan meninggal dunia sesaat setelah tenggelam di selokan.

Afrika diketahui merupakan warga Betongan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Sedangkan lokasi kejadian berada di wilayah Dukuh Sidorejo, Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Boyolali.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengungkapkan kejadian yang menimpa korban terjadi pada Sabtu (04/11) sekira pukul 19.20 WIB. Saat itu Afrika bersama kedua orang tuanya melintasi jalanan di Dukuh Sidorejo.

INFO lain :  Impor Anjlok, RI Surplus US$ 1,31 M

Kebetulan malam itu cuaca tidak bersahabat. Hujan deras mengguyur Boyolali, termasuk di wilayah Dukuh Sidorejo. Keluarga Afrika memutuskan berhenti untuk berteduh.

Afrika dan ibunya, Prasetyani (30) berteduh sembari membeli makanan di sebuah warung bakso di pinggir jalan. Sedangkan ayah Afrika berteduh di sebuah bengkel, seberang warung bakso.

Sekitar 10 menit kemudian, usai membeli bakso. Afrika dan ibunya bermaksud menyusul suaminya yang berada di bengkel seberang.

INFO lain :  Cegah Sawah Kering Masyarakat di Bekasi Bangun Bendungan Alternatif

Nahas, diduga jalan maupun selokan tertutup air, kedua korban terperosok hingga terseret arus air selokan.

“Diduga korban tidak tahu jalan untuk menyeberang karena banjir dan mengenangi jalan” ungkap Heru, Senin (6/11).

Upaya pertolongan sebenarnya sudah dilakukan suami dibantu warga. Namun derasnya arus air di selokan membuat dua korban hilang tenggelam.

Tim SAR gabungan dibantu warga selanjutnya melakukan pencarian intensif pada keesokan harinya. Dan Afrika akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (5/11) sekira pukul 12.10 WIB.

INFO lain :  Emak Emak Grebek Sarang Narkoba

“Afrika berhasil ditemukan ke arah timur, jarak dari tempat kejadian kurang lebih 4 Km. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Waras Wiris Kecamatan Klego,” imbuhnya.

Sementara untuk korban Prasetyani hingga Minggu malam masih dalam proses pencarian.

“Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyisiran ke arah Timur kurang lebih 5 KM” tutup Heru. (Ags/Mw)