Semarang – INFOPlus. Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berinisal EN ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, di Bulusan, Tembalang, Kota Semarang. Pihak kampus memberikan tanggapannya.
Udinus menyampaikan duka cita yang sebesar-besarnya atas berpulangnya korban. EN selama ini terpantau sebagai mahasiswi pintar. Dia juga tengah menempuh skripsi
“Dengan IPK terakhir 3,6, ananda Elsa merupakan mahasiswi semester akhir yang saat ini sedang mengambil skripsi selama setahun terakhir. Sehingga ananda Elsa tidak ada masalah secara akademik. Namun tidak aktif di kampus, termasuk tidak menginput KRS di semester ganjil ini,” ujar Kepala Humas Udinus, Nining Sekar lewat siaran tertulisnya, Kamis (12/10).
Pihak Udinus, diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Kusni Ingsih, telah melakukan komunikasi melalui telepon dengan ayah dari EN. Dalam komunikasi itu, pihak keluarga menyampaikan sudah mengikhlaskan kepergian korban. Sekaligu meminta permohonan maaf pada seluruh pihak akademik jika EN ada kesalahan selama proses perkuliahan.
“Telah melakukan komunikasi dengan ayah ananda EN dan memberikan santunan, setelah melepas jenazah di Bandara Ahmad Yani pada hari ini pukul 09.00 WIB ke Banjarmasin,” kata dia. .
Ditambahkan. Udinus sendiri telah menyediakan layanan konseling yang sudah disosialisasikan kepada mahasiswa sejak orientasi akademik di kehidupan kampus.
Layanan konseling ini berupa konsultasi akademik, pengembangan karir maupun masalah pribadi.
Selain psikolog yang memberikan konseling, lanjut dia, Udinus juga memiliki UKM Rumah Sahabat dan satgas yang menangani konsultasi terkait narkoba, kekerasan seksual, dan permasalahan mahasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa Udinus.
“Udinus memohon doa untuk ananda Elsa agar diampuni segala dosanya, diterima semua amal baiknya, dan tenang di sisi Tuhan YME,” imbuh Sekar.
Diberitakan sebelumnya, EN ditemukan tewas di kamar kosnya pada Rabu (11/10) malam. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya. Namun ditemukan secarik kertas bertuliskan pesan berpamitan. (Ags/mw)











