Semarang – INFOPlus. Polda Jateng memeriksa 5 saksi terkait kasus relawan PDI Perjuangan yang diduga dipukul oleh Anggota DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra berinisial JS.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Bayu Satake Setianto mengatakan sejauh ini petugas sudah memeriksa 5 saksi atas peristiwa tersebut.
“Sudah dilakukan pemeriksaan satu korban. Kemudian saksi lainya yakni dua orang yang melihat kemudian ada satu itu anak korban, anak ponakan, anak menantu daripada pihak korban kemudian satu dokter yang melakukan visum. Jadi total ada 5 saksi yang sudah diperiksa,” ungkap Kombes Satake di Mapolda Jateng, Rabu (13/9/2023).
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa akan segera dilakukan pemanggilan secepatnya terhadap terlapor JA.
“Terkait dengan terlapornya, tadi saya komunikasi dengan penyidik dan akan dilakukan pemanggilan secepatnya. Namun, mungkin dipanggil masih dalam sebagai saksi,” ujarnya.
Dirinya menyebut usai dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor nantinya baru akan dilakukan gelar perkara.
“Yang jelas belum bisa dipastikan bahwa terlapor itu jadi tersangka atau bagaimana. Setelah itu baru akan dilakukan gelar perkara oleh penyidik,” tandasnya.
Ditanya apakah pihak terlapor membantah terkait perstiwa itu dan akan melaporkan balik korban terkait pencemaran nama baik, ia menerangkan hingga saat ini belum ada laporan dari terlapor terkait hal itu.
“Kita tanya di SPKT belum ada terkait laporan itu,” tambahnya.
Sebelumnya, JS diduga melakukan pemukulan korban bernama Suparjiyanto (58) warga jalan Cumi-Cumi, Bandarharjo Kota Semarang di depan anak dan istrinya karena pemasangan bendera di kampungnya pada Jum’at (8/9/2023), lalu. (Mh/Mw)











