Ade Bhakti Blak-blakan soal Sindiran Lomba Nasi Goreng Wali Kota Semarang Mbak Ita

oleh

 

Semarang – INFOPlus. Konten TikTok sindiran lomba nasi goreng Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti atau Mbak Ita dan mutasi jabatan Camat Gajahmungkur Ade Bhakti viral di media sosial. Ade Bhakti pun blak-blakan soal konten sindirannya tersebut.

Eks Camat Gajahmungkur Ade Bhakti memberi penjelasan soal konten TikTok berisi sindiran lomba nasi goreng yang digagas Wali Kota Semarang Mbak Ita. Pejabat esselon III yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) tersebut mengaku berawal dari keprihatinan cueknya Mbak Ita dan panitia menyikapi keluhan warga atas lomba tersebut.

“Ya sebenarnya bisa dilihat kontennya Asli Semarang, bagaimana respons warga. Jadi saya pikir, kok enggak ditanggapi dengan baik respons warga,” tuturnya saat ditemui di Balai Kelurahan Bendan Ngisor, Gajahmungkur, Selasa (2/8).

INFO lain :  Gugatan Polisi Gay Asal Blora Lawan Kapolda Jateng Ditolak PTUN, Pengacara Brigadir Tri Teguh Pujianto Banding

Kehadiran Ade Bhakti di Balai Kelurahan Bendan Ngisor tersebut juga sebenarnya juga dalam rangka memotivasi warga dalam keikutsertaan mereka di lomba masak nasi goreng ala Mbak Ita. Namun Ade malah kembali menerima keluhan.

“Ini tadi juga sama, ibu-ibu pada cerita harus meluangkan waktu. Hari ini beberapa harus meluangkan waktu, cuti dari pekerjaan,” ujar dia.

Menurut Ade, dari banyaknya keluhan tersebut ia menilai ada ketidakpekaan dari pihak panitia lomba dalam menyikapi kesiapan warga Kota Semarang. Sehingga sindiran ‘sego goreng marai ruwet’ (nasi goreng bikin ribet) ia lontarkan dalam kontennya.

INFO lain :  Rumah Sakit Diminta Tak Manipulasi Data Kematian

“Ya mungkin jangka waktunya yang terlalu mepet dengan persiapan di wilayah, akhirnya membuat ribet (warga). Bahkan saya sendiri, secara pribadi di RT saya, yo ngewangi ngedit video. Jadi saya pikir persiapan dari panitianya yang belum matang, supaya di bawah tidak terjadi gejolak,” papar dia.

Disinggung apakah selama ini tidak ada komunikasi dengan Wali Kota Semarang Mbak Ita, termasuk jelang dirinya dimutasi ke Dinas Damkar, Ade Bhakti tersenyum sembari menggelengkan kepalanya.

INFO lain :  Empat PR besar Wali Kota Semarang

“Saya, sejak dilantik 25 Juni 2022, sampai hari ini belum pernah secara langsung diberikan tugas, belum pernah secara langsung diberi WA, telepon, tugas tentang kewilayahan. Tapi Insya Allah semua program yang ada di pemerintah kota saya jalankan dengan baik. bahkan Kecamatan Gajahmungkur, evaluasi triwulanan, mulai akhir tahun kemarin dan triwulan kedua ini selalu menduduki peringkat pertama. Di paparan Kemenpan RB, menjadi contoh terkait pelayanan publik,” urainya.

Ia pun menyikapi santai ketika ditanya apakah pemindahan tugas dirinya terkait konten sindiran tersebut atau tidak.