Semarang – INFOPlus. Pemkot Semarang melakukan mutasi 349 pegawai mulai dari esselon IV hingga II. Akun Instagram Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang memposting kegiatan tersebut diserbu netizen.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau biasa disapa Mbak Ita melakukan mutasi jabatan sekaligus pelantikan pejabat baru di Gedung Moch Ikhsan lantai 8, kompleks Balai Kota Semarang, Selasa (1/8). Beberapa jam kemudian, di hari yang sama, akun Instagram @mbakitasmg mengunggah empat foto kegiatan tersebut.
“Bismillahirrahmaanirrahim, pagi tadi Pelantikan pengambilan sumpah/janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Kota Semarang. Selamat dan sukses kepada teman-teman yang telah dilantik dan diambil sumpahnya, semoga amanah dalam menjalankan tugas, selamat bekerja melayani masyarakat dengan ikhlas dan sepenuh hati.” Demikian caption yang menyertai postingan Mbak Ita.
Tak dinyana, dalam tempo 24 jam, postingan tersebut diserbu ratusan komentar netizen. Bahkan hingga Rabu (2/8) petang sudah ada 900 komentar dan dilike sebanyak 2.810. Padahal di postingan-postingan Mbak Ita sebelumnya kurang mendapat perhatian dari warganet. Rata-rata hanya puluhan hingga 200-an komentar.
Di unggahan pelantikan ratusan pejabat Pemkot Semarang, rata-rata komentar netizen menyoroti mutasi Camat Gajahmungkur Ade Bhakti ke jabatan barunya sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran.
“Pak ade kok dipindah bu..?” tanya netizen
“HIDUP CAMAT GAJAH MUNGKUR…” ujar lainnya
“Perihal nasi goreng langsung dipecat” timpal warganet lagi.
“innak innak @adhebhakti ojo trauma sego goreng ya pak,” disertai emoticon tertawa.
Bahkan ada warganet yang mengaku bukan warga Semarang namun mengagumi Ade Bhakti selama bertugas sebagai Camat Gajahmungkur.
“Saya warga Kab Malang yang sangat mengagumi kepemimpinan Camat Gajahmukur,” dengan dibubuhi tanda love.
Di sisi lain, komentar-komentar yang bernada miring terhadap Ita juga menimbulkan pro kontra di antara sesama netizen. Mereka saling beradu argumen soal kepemimpinan Mbak Ita maupun Ade Bhakti.
Diberitakan sebelumnya, Camat Gajahmungkur Ade Bhakti membuat konten yang menyindir lomba nasi goreng ala Mbak Ita, Sabtu (29/7). Selang beberapa hari kemudian atau pada Selasa (1/8), Ade masuk dalam daftar pejabat yang dimutasi oleh Wali Kota Ita.(Ags/Ts)















