Semarang – Operasi pencarian terhadap Warga Negara Asing (WNA) Selandia Baru, Andrey Voytech telah memasuki hari ke-empat. Hasilnya, petugas yang melakukan pencairan masih belum menemukan titik temu alias nihil.
Upaya pencairan terus dilakukan dengan menyebur sejumlah tim. Terhitung mulai Rabu (4/4/2018) malam, tim ditempatkan di sejumlah titik pencarian.
“Satu SRU berangkat ke Pos 1 ngecamp untuk tiga hari ke depan. Tujuan untuk menghemat tenaga, mereka ini membawa peralatan lengkap termasuk logistik,” kata Korlap Pencarian, Amin Yahya saat ditemui di Posko Basecamp Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.
Tim ini terdiri dari 10 orang dengan keahlian serta kemampuan fisik memadai untuk operasi pencarian. Kemudian untuk rencananya operasi akan kembali dilanjutkan pada, Kamis (5/4).
“Sampai operasi hari ini, hasilnya masih nihil. Belum ditemukan tanda-tanda yang signifikan. Tadi pencarian dihentikan sementara pukul 17.00 WIB,” ujar dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pendaki asal Selandia Baru, Andrey Voytech naik ke Merbabu sendirian pada Jumat (30/3) lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Dia naik melalui jalur pintu pendakian Cunthel. Demi operasi pencarian ini seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup selama 3 hari mulai Kamis (5/4) siang.edi
















