Tak Perlu Takut untuk Nyoblos

oleh
oleh

UNGARAN – Masyarakat diminta untuk tidak takut menggunakan hak pilihnya saat Pilkada 9 Desember mendatang.

Hal itu disampaikan Bupati Semarang Mundjirin usai menghadiri deklarasi pilkada damai dan launching pilkada serentak lanjutan di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Selasa (23/6).

Menurutnya, KPU sebagai penyelenggara pilkada akan menyiapkan protokol kesehatan secara ketat saat pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS).

“Masyarakat jangan takut memilih. KPU telah menyiapkan rencana protokol kesehatan di seluruh TPS,” kata bupati.

INFO lain :  Priyono Dituntut 7 Tahun Penjara atas Korupsi Pungli dan TPPU di Kantor BPN

Ditambahkan, Pemkab Semarang dan KPU berkomitmen memberikan jaminan kesehatan dan keamanan bagi pemilih. Caranya dengan menerapkan skenario protokol kesehatan bagi semua pemangku kepentingan pilkada saat menjalankan tugas.

Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat menghargai langkah KPU Kabupaten Semarang melaksanakan deklarasi damai dan launching pilkada serentak lanjutan.

“Ini yang pertama di Jawa Tengah dan langkah penting meyakinkan masyarakat tentang komitmen pelaksanaan pilkada yang mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

INFO lain :  Gencarkan Program "Jo Kawin Bocah"

Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi berharap partisipasi pemilih pada pilkada mendatang akan tetap tinggi. Dia menargetkan tingkat partisipasi di angka 80 persen untuk menunjukkan bukti pilkada yang bermutu.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini. Harapannya tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih akan tetap tinggi,” tegasnya.

Pada pilkada 9 Desember mendatang, lanjutnya, KPU merencanakan protokol kesehatan secara ketat di semua TPS. Selain penambahan jumlah TPS dari sebelumnya 2.013 TPS menjadi 2.249 TPS, KPU juga berencana membekali para anggota KPPS dengan alat pelindung diri (APD) seperti masker, face shield dan menyediakan fasilitas pembersih tangan.

INFO lain :  3 Tersangka di Ungaran Segera Disidang

“Penambahan jumlah TPS dilakukan untuk menindaklanjuti peraturan pemerintah menghindari terjadinya kerumunan massa,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan naskah deklarasi oleh seluruh parpol, ormas dan organisasi kepemudaan serta forkompimda.(mht)